Musim Kemarau, Tiga Pilar Laren Perketat Patroli Hutan, Ini Kata Kapolsek

Minggu, 23 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Patroli pencegahan karhutla di kawasan hutan Laren, Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Patroli pencegahan karhutla di kawasan hutan Laren, Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Memasuki musim kemarau, tiga pilar Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, meningkatkan patroli di kawasan hutan dan lahan yang dinilai rawan kebakaran. Minggu (23/08) Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus menjaga keamanan wilayah.

Polsek Laren, Polres Lamongan, menggandeng Koramil dan Satpol PP dalam kegiatan patroli rutin. Petugas menyisir sejumlah desa yang memiliki kawasan hutan serta titik-titik yang dinilai berpotensi terjadi kebakaran.

Selain pencegahan karhutla, patroli tersebut menjadi bagian dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Petugas juga memberikan imbauan langsung kepada warga agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di sekitar hutan dan lahan dengan kondisi kering.

Kapolsek Laren AKP Anang Purwo Widodo, SH, mengatakan peningkatan patroli merupakan bentuk kesiapsiagaan tiga pilar menghadapi potensi karhutla selama musim kemarau.

“Karhutla menjadi salah satu atensi kami, khususnya memasuki musim kemarau. Karena itu, patroli kami tingkatkan dengan melibatkan unsur tiga pilar agar upaya pencegahan dapat dilakukan secara bersama-sama,” ujarnya.

Menurut Anang, kondisi cuaca yang panas dan minimnya curah hujan membuat rumput, semak, serta dedaunan kering lebih mudah terbakar. Kesadaran masyarakat, kata dia, menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah munculnya titik api.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sembarangan, baik membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat merambat ketika kondisi lingkungan kering,” tegasnya.

Anang menambahkan, patroli hutan dan Harkamtibmas memungkinkan petugas memantau kondisi wilayah secara langsung sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya karhutla.

“Pencegahan harus dilakukan sejak awal. Kami bersama Koramil dan Satpol PP akan terus bersinergi melakukan pemantauan dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat, khususnya di desa-desa yang memiliki kawasan hutan,” tambahnya.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan asap, titik api, atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Respons cepat diperlukan agar api tidak meluas.

“Kami berharap masyarakat ikut menjadi bagian dari upaya pencegahan. Jangan menunggu kebakaran terjadi baru bertindak. Jika menemukan titik api atau kondisi yang mencurigakan, segera laporkan kepada petugas,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Senin, 2 November 2026 - 10:26

58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir

Berita Terbaru