Operasi Patuh di Lamongan, Polisi Pilih Cara Humanis

- Redaksi

Kamis, 17 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satlantas Polres Lamongan memberikan penyuluhan tertib berlalu lintas kepada masyarakat dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2025. | Foto Dok Ho/RadarBangsa

Petugas Satlantas Polres Lamongan memberikan penyuluhan tertib berlalu lintas kepada masyarakat dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2025. | Foto Dok Ho/RadarBangsa

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Dalam upaya membangun budaya tertib berlalu lintas, Satgas 2 Preemtif menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan (binluh) seputar Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) pada Kamis (17/7/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Operasi Patuh Semeru 2025 yang tengah digalakkan Polres Lamongan.

Edukasi kali ini menyasar siswa baru SMAN 1 Mantup, petugas keamanan (Satpam), pengguna jalan, hingga warga sekitar. Dalam kegiatan tersebut, petugas membagikan brosur berisi materi keselamatan lalu lintas, sambil menyampaikan pesan secara langsung dan santai.

“Brosur ini hanya media, tapi yang utama adalah interaksi. Kami ingin pesan tertib lalu lintas ini betul-betul dipahami, bukan sekadar dibaca,” ujar Ipda Muji Agung, personel Satgas Preemtif yang memimpin kegiatan.

Tak hanya itu, suasana hangat juga dihadirkan lewat program “Polisi Menyapa – Ngopi Bareng”. Melalui dialog informal, masyarakat diajak berbincang langsung bersama petugas, membahas keselamatan di jalan sambil menikmati secangkir kopi.

“Kami ingin masyarakat merasa dekat dengan polisi, bukan malah canggung. Lewat obrolan santai seperti ini, pesan keselamatan bisa tersampaikan tanpa tekanan,” jelasnya.

Sejumlah siswa SMAN 1 Mantup yang mengikuti penyuluhan mengaku mendapatkan wawasan baru. “Ternyata hal kecil seperti tidak menyalakan lampu siang hari bisa berbahaya. Jadi banyak yang harus lebih saya perhatikan saat nanti berkendara,” ujar salah satu peserta.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru