PAD dan DTSEN Jadi Fokus Wabup Bangkalan Perkuat Tata Kelola

Selasa, 8 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far memimpin rapat evaluasi PAD dan validasi DTSEN di Aula Diponegoro, Senin (7/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far memimpin rapat evaluasi PAD dan validasi DTSEN di Aula Diponegoro, Senin (7/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan memperkuat tata kelola pemerintahan dengan mengevaluasi dua sektor yang berkaitan langsung dengan kapasitas fiskal dan ketepatan program pemerintah, yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta validasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Non Desil.

Evaluasi tersebut dipimpin Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan Ismet Effendi dalam Rapat Evaluasi PAD dan Evaluasi Validasi DTSEN Non Desil di Aula Diponegoro, Senin (7/9/2026).

Pembahasan PAD diarahkan untuk melihat perkembangan penerimaan daerah, memetakan sumber pendapatan yang masih berpotensi dioptimalkan, sekaligus mengidentifikasi kendala dalam pencapaian target.

Optimalisasi PAD menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas fiskal Kabupaten Bangkalan. Peningkatan penerimaan daerah akan memperbesar ruang pemerintah dalam membiayai pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik.

Dalam rapat tersebut, perhatian juga diberikan pada validasi DTSEN Non Desil. Pemkab Bangkalan menilai kualitas data sosial ekonomi masyarakat menjadi dasar penting agar perencanaan dan pelaksanaan program pemerintah sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.

Validasi data dilakukan untuk memastikan informasi yang digunakan pemerintah memiliki kesesuaian dengan kondisi faktual. Akurasi tersebut diperlukan agar masyarakat yang menjadi sasaran program dapat ditentukan secara lebih tepat.

Evaluasi PAD dan DTSEN tidak berhenti pada pembahasan. Perangkat daerah terkait didorong segera menindaklanjuti hasil evaluasi melalui langkah konkret sesuai bidang masing-masing.

Penguatan penerimaan daerah dan pembenahan data sosial ekonomi memiliki tujuan yang saling berkaitan, yakni mendukung pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan koordinasi antarperangkat daerah, Pemkab Bangkalan mendorong agar potensi sumber daya daerah dapat dikelola secara optimal, sementara program sosial ekonomi disalurkan berdasarkan data yang semakin akurat dan sesuai kondisi masyarakat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru