Pantai Sebotok Sumbawa Jadi Lokasi Penemuan Jasad Bocah 4 Tahun, Polisi Lakukan Autopsi

Minggu, 1 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian melakukan evakuasi korban anak di pesisir Pantai Sebotok, Sumbawa, Sabtu (28 Februari 2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas kepolisian melakukan evakuasi korban anak di pesisir Pantai Sebotok, Sumbawa, Sabtu (28 Februari 2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Aparat kepolisian bergerak cepat menangani penemuan jasad seorang anak laki-laki berusia 4 tahun di pesisir Pantai Kampung Bandan, Desa Sebotok, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (28/2/2026). Kasus ini kini dalam penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan warga setempat yang menemukan tubuh korban di area pantai. Laporan masyarakat segera ditindaklanjuti jajaran Polres Sumbawa dengan menerjunkan tim gabungan dari Sat Polairud dan Satreskrim ke lokasi kejadian.

Tim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Sumbawa IPTU Andy Nur Rosihan Alfajri langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) menggunakan Kapal Polisi INTERCEF XXI-2017 milik Sat Polairud guna melakukan olah TKP sekaligus proses evakuasi korban.

Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol Boyke Fredrik Salmon Samola membenarkan langkah cepat yang dilakukan personel di lapangan setelah menerima laporan warga.

“Begitu mendapat informasi, tim gabungan Polres Sumbawa langsung menuju TKP menggunakan kapal polisi untuk melakukan olah TKP dan evakuasi korban,” ujarnya.

Setelah proses identifikasi awal di lokasi, jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Sumbawa untuk menjalani pemeriksaan medis dan autopsi. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan penyebab kematian sekaligus mengungkap kronologi kejadian secara menyeluruh.

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi serta data pendukung lain sebagai bagian dari proses penyelidikan. Aparat juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi sembari menunggu hasil resmi pemeriksaan.

Dirpolairud Polda NTB turut menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran kepolisian perairan dalam merespons laporan darurat masyarakat, terutama terkait kecelakaan laut, evakuasi SAR, maupun kejadian kemanusiaan lainnya.

“Setiap laporan harus ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan profesional sesuai SOP yang berlaku,” tegasnya.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan
Berawal dari Masalah Kaos Kaki Siswa, Kepala MI di Lamongan Diduga Dipukul

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:39

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru