LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Patroli malam Polsek Tikung, Sabtu (25/4/2026), menyasar objek vital seperti perbankan, SPBU, pasar hingga kawasan perumahan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kejahatan 4C (curat, curas, curanmor, dan pencurian biasa) sekaligus memastikan layanan publik tetap aman dan berjalan normal.
Kegiatan yang dimulai pukul 22.30 WIB ini melibatkan personel jaga Polsek Tikung, di antaranya AIPTU Budi S., AIPTU Subur Eko, dan AIPDA Yateno. Patroli difokuskan pada titik-titik rawan serta pusat aktivitas masyarakat malam hari.
Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo melalui AIPTU Ketut GB menjelaskan, patroli objek vital menjadi langkah preventif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas. “Kami ingin memastikan aktivitas masyarakat, terutama layanan publik, tetap aman dan tidak terganggu aksi kriminalitas,” ujarnya.
Hasil patroli menunjukkan kondisi relatif kondusif. Aktivitas transaksi nasabah di BRI Unit Tikung terpantau aman dan lancar tanpa gangguan. Sementara itu, stok BBM di SPBU Tikung dipastikan mencukupi, dengan dispenser berfungsi normal dan tidak ditemukan indikasi pencampuran air.
Di sektor perdagangan, aktivitas di Pasar Baru Pule terpantau landai dengan situasi tetap terkendali. Petugas juga menyisir kawasan permukiman seperti Perumahan Taman Intan Raya dan Griya Permata Insani yang cenderung sepi karena ditinggal penghuninya bekerja.
“Untuk perumahan yang minim aktivitas, kami mengimbau petugas keamanan meningkatkan patroli internal guna mencegah potensi kejahatan,” tambahnya.
Langkah patroli rutin ini dinilai penting bagi masyarakat, terutama dalam menjaga rasa aman, kelancaran layanan publik, serta stabilitas ekonomi lokal. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan efek cegah dini terhadap tindak kriminal.
Secara umum, situasi wilayah hukum Polsek Tikung hingga akhir patroli dilaporkan aman dan kondusif.
“Kami akan terus meningkatkan patroli, terutama di jam rawan, agar masyarakat merasa aman dan aktivitas tetap berjalan tanpa gangguan,” tegas AIPTU Ketut GB.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar