LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Aparat Polsek Tikung memperketat patroli malam di sejumlah titik vital wilayah Kecamatan Tikung. Fokus pengamanan diarahkan ke lokasi yang memiliki aktivitas ekonomi tinggi dan berpotensi menjadi sasaran tindak kriminalitas.
Patroli berlangsung sejak pukul 21.20 WIB, Rabu, (20/052026), dipimpin Aiptu Sukardi bersama Aipda Toni Wijayanto dan Aipda M.F. Rozi AR. Sejumlah titik yang dipantau meliputi SPBU Tikung, BRI Tikung, BDL Tikung, Pasar Tikung hingga kawasan Masjid Namira.
Petugas memastikan kondisi keamanan tetap terkendali di tengah meningkatnya mobilitas warga malam hari. Selain patroli, polisi juga memberikan imbauan langsung kepada petugas keamanan dan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi aksi kriminal.
“Patroli ini dilakukan untuk mencegah curas, curat dan curanmor di wilayah Tikung,” kata Aiptu Sukardi.
Dari hasil pemantauan di lapangan, stok BBM di SPBU Tikung dipastikan aman dan distribusi berjalan normal. Situasi ini dinilai penting karena kelancaran distribusi BBM berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
“Pengisian BBM normal dan situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Sementara di kawasan perbankan, aktivitas layanan kantor telah tutup, namun transaksi masyarakat masih berlangsung melalui fasilitas ATM. Polisi menilai area ATM tetap perlu pengawasan karena rawan menjadi sasaran tindak kriminal pada malam hari.
Di Pasar Tikung, aktivitas jual beli disebut masih berjalan normal tanpa gangguan berarti. Kehadiran patroli polisi juga menjadi upaya menjaga rasa aman bagi pedagang dan warga yang masih beraktivitas hingga malam.
“Secara umum wilayah hukum Polsek Tikung dalam kondisi aman dan terkendali,” tambahnya.
Polisi juga meminta masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan gangguan keamanan di lingkungan sekitar. Warga diminta segera menghubungi pihak kepolisian atau layanan darurat Call Center 110 untuk mempercepat penanganan.
“Kami berharap masyarakat ikut aktif menjaga kamtibmas di lingkungannya masing-masing,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar