LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Anggota jaga Polsek Tikung, Polres Lamongan, melaksanakan patroli obyek vital di wilayah Kecamatan Tikung, Jumat (7/8/2026) mulai pukul 20.30 WIB hingga selesai. Patroli ini dilakukan untuk mencegah dan menangkal tindak kejahatan 3C, yakni curas, curat, dan curanmor.
Kegiatan menyasar sejumlah titik strategis, meliputi SPBU Tikung, BRI Tikung dan BDL Tikung, Pasar Tikung, serta Masjid Namira Tikung. Petugas yang terlibat dalam patroli yakni AIPTU M Irawan, AIPDA Aan T, dan Brigadir Dwi Bai Asmoro.
AIPDA Aan T mengatakan patroli obyek vital dilakukan sebagai langkah pemantauan langsung terhadap situasi keamanan di lokasi yang ramai aktivitas masyarakat. “Patroli obyek vital ini kami laksanakan untuk antisipasi hitam-hitam serta cegah dan tangkal curas, curat, dan curanmor,” ujarnya.
Petugas juga memberikan imbauan kepada petugas keamanan dan warga agar ikut menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan masing-masing. “Kita mengajak security dan masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan agar tetap kondusif,” kata Aan.
Dari hasil pemantauan di SPBU Tikung, stok bahan bakar minyak (BBM) tercatat masih aman dan mencukupi. Pengisian BBM berjalan normal, sehingga aktivitas di lokasi tetap terpantau tertib.
AIPTU M Irawan menambahkan, layanan transaksi nasabah di BRI dan BDL Tikung telah tutup, namun nasabah masih dapat bertransaksi melalui ATM. Ia menyebut aktivitas jual beli di Pasar Tikung juga berjalan normal. “Pelayanan transaksi nasabah sudah tutup, tetapi transaksi lewat ATM masih berjalan. Aktivitas pasar juga normal,” ucapnya.
Hasil patroli menunjukkan situasi di wilayah hukum Polsek Tikung secara umum dalam keadaan kondusif dan terkendali. Arus balik di wilayah tersebut juga terpantau lancar.
Brigadir Dwi Bai Asmoro menegaskan warga dapat segera menghubungi Polsek Tikung atau Call Center 110 jika menemukan kejadian atau gangguan Kamtibmas di lingkungannya. “Kami minta masyarakat tidak ragu melapor apabila ada kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan,” tegasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar