Patroli Presisi Polsek Tikung Sasar Wilayah Rawan, Warga Diminta Waspada Bencana

Senin, 10 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Jajaran Polsek Tikung, Polres Lamongan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di wilayah hukumnya. Minggu (9/8/2026), anggota jaga melaksanakan Patroli Kota Presisi (PKP) di Dusun Klating, Desa Takeranklating, Kecamatan Tikung.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 10.45 WIB hingga selesai tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana, mulai dari pohon tumbang, banjir, tanah longsor hingga risiko anak tenggelam di sungai maupun waduk.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyambangi dan memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, terlebih jika disertai angin kencang.

Aiptu Abdul Kholiq mengatakan, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mencegah terjadinya korban akibat bencana maupun kondisi cuaca ekstrem.

“Ketika hujan turun disertai angin kencang, kami mengimbau warga agar lebih waspada terhadap kemungkinan pohon tumbang, banjir sesaat maupun tanah longsor,” ujar Abdul Kholiq.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon saat hujan disertai angin kencang. Menurutnya, langkah sederhana tersebut penting dilakukan untuk menghindari risiko tertimpa pohon atau dahan yang patah.

“Kami juga meminta warga tidak berteduh di bawah pohon ketika hujan disertai angin kencang. Selain itu, jangan membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai maupun saluran air, karena dapat menghambat aliran dan memicu genangan,” tegasnya.

Perhatian juga diberikan terhadap keselamatan anak-anak. Petugas mengimbau para orang tua agar mengawasi aktivitas anak, terutama saat bermain di sekitar sungai atau waduk.

“Anak-anak kami imbau agar tidak mandi atau bermain di sungai maupun waduk apabila tidak bisa berenang. Keselamatan harus menjadi prioritas, sehingga jangan sampai terjadi korban tenggelam,” tambah Abdul Kholiq.

Selain memberikan edukasi kebencanaan, petugas juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila terjadi bencana alam maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Jika terjadi bencana alam atau gangguan Kamtibmas, masyarakat dapat segera menghubungi Polsek Tikung atau Call Center 110 agar bisa segera mendapatkan penanganan,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan
Berawal dari Masalah Kaos Kaki Siswa, Kepala MI di Lamongan Diduga Dipukul
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:39

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru