Pemkab Banyuwangi Gandeng Pesantren Perkuat Akhlak dan Pendidikan

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri peringatan Isra Miraj dan haul KH Iskandar di Ponpes Mambaul Ulum. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri peringatan Isra Miraj dan haul KH Iskandar di Ponpes Mambaul Ulum. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan haul KH Iskandar di Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Kecamatan Muncar, Kamis (15/1/2026). Kehadiran kepala daerah tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi dengan pesantren dalam pembangunan yang berkelanjutan dan berkarakter.

Ipuk menyampaikan bahwa haul ulama tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan ruang refleksi untuk meneladani nilai perjuangan dan keilmuan para kiai. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan fisik dan pembangunan moral masyarakat.

“Bagi kami, hadir di haul seperti ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada para pendahulu, tetapi juga bagian dari silaturahmi, mencari ilmu, dan melanjutkan perjuangan para kiai,” ujar Ipuk Fiestiandani, Bupati Banyuwangi, saat memberikan sambutan di hadapan jamaah.

Ia berharap doa dan bimbingan para kiai serta ibu nyai terus mengiringi perjalanan pembangunan daerah agar berjalan selaras dengan nilai keagamaan.

“Mudah-mudahan Banyuwangi bisa terus maju dan mendapatkan keberkahan dengan doa para kiai dan ibu nyai,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ipuk menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menggandeng ulama dan pesantren sesuai peran masing-masing. Ia menilai, di tengah tantangan global dan derasnya arus informasi, pesantren menjadi benteng penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

“Pesantren adalah tempat membangun akhlak sekaligus ilmu. Ini bekal penting agar anak-anak kita tetap kuat menghadapi perubahan zaman,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, lanjut Ipuk, akan terus mendukung pendidikan berbasis pesantren sebagai fondasi penguatan sumber daya manusia yang berakhlak dan berdaya saing.

“Dengan kebersamaan dan komitmen, InsyaAllah perjuangan para pendahulu dapat kita lanjutkan,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru