SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo meluncurkan Program Beasiswa Tahun 2026 dengan kuota 4.000 penerima. Program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo ini didukung anggaran APBD 2026 dan ditujukan untuk memperluas akses pendidikan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah.
Beasiswa tersebut menyasar warga Kabupaten Sidoarjo yang tengah menempuh pendidikan, mulai dari mahasiswa perguruan tinggi hingga peserta didik yatim di jenjang SD, SMP, dan SMA sederajat, baik negeri maupun swasta. Kebijakan ini diharapkan berdampak langsung pada penurunan angka putus sekolah dan penguatan daya saing generasi muda.
Untuk jenjang perguruan tinggi, kategori penerima meliputi mahasiswa berprestasi akademik dan nonakademik, mahasiswa dari keluarga kurang mampu, serta jalur keagamaan. Sementara itu, Beasiswa Yatim diberikan khusus bagi pelajar SD hingga SMA dengan mekanisme pendaftaran melalui admin sekolah masing-masing. Skema tersebut diterapkan untuk menjaga validitas data dan memastikan bantuan tepat sasaran.
Pendaftaran Beasiswa Sidoarjo 2026 dibuka secara daring mulai 1 hingga 28 Februari 2026 melalui laman resmi beasiswasidoarjokab.go.id. Pemkab mengimbau masyarakat memanfaatkan kesempatan ini dengan melengkapi seluruh persyaratan sesuai jadwal yang ditetapkan.
Bupati Sidoarjo, H. Subandi, menegaskan bahwa program beasiswa merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah agar tidak ada anak Sidoarjo yang terhenti pendidikannya karena keterbatasan ekonomi. Menurutnya, beasiswa menjadi bagian dari strategi jangka panjang pembangunan manusia.
“Dengan beasiswa ini, pemerintah memastikan anak-anak muda yang berprestasi tetap memiliki semangat belajar dan kesempatan melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya,” ujar Subandi.
Ia menambahkan, investasi pada SDM menjadi kunci agar Sidoarjo mampu bersaing dengan daerah lain. Pemerintah, kata dia, telah memberikan modal melalui berbagai kemudahan, mulai dari bantuan operasional sekolah hingga beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu, baik jalur akademik, nonakademik, maupun keagamaan.
“Kalau anak-anak kita berbekal SDM yang mumpuni, mereka akan memiliki keterampilan. Tugas anak-anak adalah belajar giat, meningkatkan prestasi dan inovasi agar kelak berguna setelah tamat pendidikan,” pungkas Subandi.
Melalui Program Beasiswa 2026, Pemkab Sidoarjo berharap kualitas pendidikan terus meningkat dan melahirkan generasi yang mampu berkontribusi aktif bagi pembangunan daerah.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








