PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id — Usai memimpin upacara peringatan Hari Koperasi ke-78 di halaman Kantor Wali Kota, Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, melanjutkan agendanya ke Puri Manggala Bhakti untuk menghadiri acara tasyakuran dalam rangka HUT Koperasi ke-78 tahun 2025.
Acara tasyakuran tersebut dihadiri oleh berbagai elemen penting daerah, mulai dari Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo Ryadlus Sholihin Firdaus, jajaran staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, para camat dan lurah, hingga tokoh-tokoh dari gerakan koperasi.
Kegiatan dibuka dengan pemberian santunan kepada 20 anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial. Santunan ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Probolinggo dan Baznas. Sebagai bentuk rasa syukur, prosesi pemotongan tumpeng pun turut mewarnai suasana hangat acara tersebut.
Dalam sambutannya, Wawali Ina menyampaikan apresiasi besar atas terbentuknya Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di seluruh 29 kelurahan se-Kota Probolinggo. Menurutnya, keberhasilan ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi banyak pihak.
“Saya mengikuti prosesnya sejak awal dan menyaksikan langsung bagaimana semua pihak bekerja keras. Ini bukan hal yang mudah, apalagi waktu kita cukup terbatas. Tapi alhamdulillah, sebelum tenggat Juni, KKMP berhasil terbentuk di semua kelurahan. Ini pencapaian luar biasa,” tutur Ina.
Ia menekankan pentingnya peran KKMP dalam menggali dan mengembangkan potensi lokal, baik dari sisi sumber daya manusia maupun alam, sebagai solusi nyata dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di tingkat kelurahan.
Senada dengan Ina, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (DKUMP), Fitriawati, menyebut saat ini terdapat sekitar 200 koperasi aktif di wilayah Kota Probolinggo. Ia berharap, peringatan Hari Koperasi ini menjadi momentum untuk memperkuat rasa kepemilikan terhadap koperasi.
“Semoga koperasi-koperasi yang ada semakin berkembang, profesional dalam mengelola usaha, dan benar-benar mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan para anggotanya,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Dekopinda Kota Probolinggo, Yayuk Setyowati, menambahkan bahwa kegiatan tasyakuran ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi pemicu semangat baru bagi gerakan koperasi ke depan.
“Kami ingin setiap KKMP mampu mendukung penguatan ekonomi di lingkungan masing-masing, sekaligus menjalin kolaborasi erat dengan pelaku UMKM dalam mempromosikan produk-produk lokal,” jelas Yayuk.
Lainnya:
- DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
- Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
- Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Penulis : Nanang
Editor : Zainul Arifin








