Polres Mojokerto Kota Gelar Patroli Skala Besar, Cegah Premanisme saat Libur Waisak

- Redaksi

Selasa, 13 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polres Mojokerto Kota menggelar patroli skala besar di malam hari saat libur Waisak 2025 untuk mencegah aksi premanisme (ist)

Petugas Polres Mojokerto Kota menggelar patroli skala besar di malam hari saat libur Waisak 2025 untuk mencegah aksi premanisme (ist)

MOJOKERTO, RadarBangsa.co.id – Kepolisian Resor Mojokerto Kota menggelar patroli skala besar dalam rangka Operasi Pekat II Semeru 2025 cegah premanisme. Kegiatan ini bertepatan dengan libur panjang perayaan Hari Raya Waisak.

Patroli yang digelar pada Senin (12/5/2025) malam hingga pagi hari sebagai langkah preventif dan preemtif guna mencegah aksi premanisme dan kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri melalui Kasi Humas IPDA Slamet Haryono mengatakan, patroli rutin ini dilakukan setiap malam, terlebih saat momen libur panjang seperti saat ini.

“Patroli difokuskan pada titik-titik rawan aksi premanisme, pemalakan, penjambretan, dan tindak kejahatan jalanan lainnya,” ujarnya.

IPDA Slamet menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan bertujuan menciptakan rasa aman dan suasana nyaman bagi masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang tetap kondusif.

“Masyarakat yang memiliki keluhan terkait aksi premanisme bisa menghubungi Hotline 110 Polres Mojokerto Kota,” ucapnya.

Selain itu, warga juga bisa melapor langsung melalui WhatsApp ke nomor Lapor Kapolres di 0821-4413-0110. “Kami akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk secepat mungkin,” tutupnya.

Lainnya:

Penulis : Hardi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru