LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polsek Laren, Polres Lamongan, mengingatkan kalangan pemuda di Desa Laren, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, agar tidak terpengaruh judi online maupun terjebak pinjaman online (pinjol). Edukasi tersebut disampaikan melalui kegiatan patroli dialogis dan harkamtibmas bersama pemuda setempat, Senin (7/9/2026).
Kegiatan berlangsung mulai sekitar pukul 10.30 WIB hingga selesai. Petugas jaga menyambangi warga, khususnya pemuda Desa Laren, untuk memberikan sosialisasi mengenai dampak yang dapat ditimbulkan dari aktivitas judi online dan pinjaman online yang tidak dikelola secara bijak.
Dalam dialog tersebut, polisi mengingatkan agar para pemuda tidak mudah terpengaruh ajakan bermain judi online. Aktivitas tersebut dinilai dapat membawa kerugian bagi diri sendiri maupun keluarga dan berpotensi menyeret seseorang pada perbuatan yang menjurus ke tindak pidana.
Aiptu Shaffan mengatakan, patroli dialogis tidak hanya bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi sarana kepolisian memberikan edukasi secara langsung kepada warga.
“Kami mengajak para pemuda Desa Laren agar tidak mudah terpengaruh dan ikut judi online maupun terjebak pinjaman online,” ujarnya.
Menurutnya, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian karena dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga dapat berpengaruh terhadap kondisi keluarga.
“Jangan sampai karena ingin mendapatkan keuntungan dengan cara cepat, justru menimbulkan kerugian bagi diri sendiri dan keluarga,” tegasnya.
Polisi juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan aktivitas keuangan. Pemuda diharapkan mampu mempertimbangkan risiko sebelum mengikuti ajakan atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari.
“Judi online bukan jalan untuk menyelesaikan persoalan. Kami berharap pemuda dapat menggunakan waktunya untuk kegiatan yang positif dan bermanfaat,” katanya.
Selain memberikan imbauan, patroli dialogis tersebut menjadi upaya membangun komunikasi antara kepolisian dan masyarakat. Dengan komunikasi secara langsung, polisi dapat menyampaikan pesan kamtibmas sekaligus mendorong masyarakat ikut menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif.
Aiptu Shaffan menambahkan, peran pemuda sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Karena itu, pemuda diharapkan tidak mudah terbawa pengaruh aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang-orang terdekat.
“Kami mengajak seluruh pemuda bersama-sama menjaga kamtibmas dan menjauhi perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga. Mari isi waktu dengan kegiatan yang positif,” tutupnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar