LAMONGAN, RadarBangsa.co.id. — Aparat kepolisian melakukan pengamanan kegiatan Liga Anak Megilan kategori usia 10-12 tahun yang digelar di Lapangan Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Minggu (12/4/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung lancar hingga selesai dalam suasana aman dan kondusif.
Turnamen sepak bola usia dini ini diikuti oleh tujuh klub Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai wilayah di Kabupaten Lamongan.
Kegiatan tersebut menjadi ajang pembinaan bakat sekaligus menanamkan nilai sportivitas dan kebersamaan sejak usia dini. Antusiasme peserta dan masyarakat sekitar pun cukup tinggi, dengan jumlah kehadiran diperkirakan mencapai 100 orang.
Untuk memastikan kelancaran jalannya pertandingan, dua personel kepolisian diterjunkan ke lokasi, yakni AIPTU M. Irawan dan Brigadir Dwi Bai. Keduanya melakukan pemantauan dan pengamanan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.
“Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Alhamdulillah, sejak pertandingan dimulai hingga selesai situasi tetap kondusif, serta para peserta maupun penonton dapat menikmati jalannya laga dengan nyaman,” ujar AIPTU M. Irawan di lokasi, Minggu (12/04/2026)
Ia menambahkan, kegiatan olahraga usia dini seperti Liga Anak Megilan memiliki nilai positif dalam membangun karakter anak melalui kompetisi yang sehat.
“Kegiatan seperti ini sangat positif untuk pembinaan sepak bola usia dini. Kami dari kepolisian tentu mendukung dengan pengamanan agar anak-anak bisa bertanding dengan aman dan menjunjung sportivitas,” kata Brigadir Dwi Bai.
Hingga pertandingan berakhir, situasi di lapangan tetap tertib tanpa adanya insiden yang mengganggu jalannya acara. Kehadiran aparat kepolisian dinilai memberikan rasa aman bagi panitia, peserta, maupun para orang tua yang hadir mendampingi anak-anak mereka.
Liga Anak Megilan U10-12 diharapkan menjadi wadah berkelanjutan untuk mencetak bibit-bibit pesepak bola muda berbakat dari Kabupaten Lamongan.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar