LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polsek Tikung meningkatkan pengawasan terhadap sejumlah obyek vital di wilayah hukumnya, Jumat (4/9/2026) malam. Patroli tersebut dilakukan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas 4C, yakni curat, curas, curanmor, dan curwan.
Patroli obyek vital dimulai sekitar pukul 21.00 WIB dengan menyasar lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat maupun kawasan yang membutuhkan perhatian keamanan. Empat personel terlibat dalam kegiatan tersebut, yakni Aiptu Budi S, Aiptu Ketut GB, Aiptu Subur Eko dan Aipda Yateno.
Sejumlah titik yang dipantau meliputi perbankan, SPBU, Pasar Baru Tikung, kawasan pemukiman dan perumahan, serta Masjid Namira. Petugas melakukan pengecekan langsung untuk memastikan aktivitas masyarakat berlangsung aman.
Di BRI Unit Tikung, personel memantau situasi pelayanan dan transaksi nasabah. Hasil pemantauan menunjukkan aktivitas transaksi berlangsung aman dan lancar.
Pengawasan kemudian dilakukan di SPBU Tikung. Petugas memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) masih aman dan mencukupi. Dispenser juga berfungsi normal dan tidak ditemukan indikasi BBM tercampur air.
Aiptu Ketut GB mengatakan patroli obyek vital menjadi langkah preventif untuk mencegah kriminalitas, terutama di lokasi yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
“Patroli ini kami lakukan untuk mencegah dan menangkal potensi tindak kriminalitas, khususnya 4C. Kami ingin memastikan obyek-obyek vital di wilayah Tikung tetap aman dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan nyaman,” ujar Aiptu Ketut GB.
Dari SPBU, personel melanjutkan pemantauan ke Pasar Baru Tikung. Aktivitas jual beli di kawasan tersebut terpantau relatif landai. Meski kondisi pasar tidak ramai, petugas tetap melakukan pengawasan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan.
Perhatian juga diarahkan ke kawasan Perumahan Taman Intan Raya Tikung dan Griya Permata Insani Tikung. Kedua kawasan tersebut terpantau relatif sepi karena sebagian warga sedang meninggalkan rumah untuk bekerja.
Rumah yang ditinggal pemiliknya menjadi salah satu perhatian dalam patroli karena kondisi tersebut berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan apabila pengawasan lingkungan tidak dilakukan secara optimal.
Karena itu, Aiptu Ketut mengimbau petugas keamanan atau sekuriti perumahan meningkatkan patroli lingkungan, khususnya saat banyak rumah dalam kondisi kosong.
“Kami juga mengimbau petugas keamanan atau sekuriti perumahan untuk lebih sering melakukan patroli lingkungan. Terutama ketika banyak rumah ditinggal pemiliknya bekerja, pengawasan perlu ditingkatkan untuk mencegah gangguan kamtibmas,” himbaunya.
Menurut Aiptu Ketut, upaya pencegahan tidak hanya bergantung pada kepolisian. Kewaspadaan masyarakat dan petugas keamanan setempat juga dibutuhkan untuk mengenali kondisi yang berpotensi menimbulkan gangguan.
“Kami berharap masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan, segera sampaikan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” tutupnya.
Dari seluruh rangkaian patroli, situasi di wilayah hukum Polsek Tikung secara umum terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan kamtibmas menonjol selama kegiatan berlangsung.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar