Rayakan WBTb Nasi Boran, Pemkab Lamongan Bagikan 1.447 Porsi Gratis

Senin, 16 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi membuka acara Boranan Agung dan pembagian 1.447 porsi Nasi Boran di Masjid Agung Lamongan, Minggu (15/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi membuka acara Boranan Agung dan pembagian 1.447 porsi Nasi Boran di Masjid Agung Lamongan, Minggu (15/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan Boranan Agung dengan membagikan 1.447 porsi Nasi Boran kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di depan halaman Masjid Agung Lamongan pada Minggu (15/3/2026) sebagai bentuk syukur atas ditetapkannya Nasi Boran sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia.

Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi itu disambut antusias warga. Ratusan masyarakat hadir untuk menyaksikan sekaligus menikmati kuliner khas Lamongan yang kini telah diakui sebagai bagian dari warisan budaya nasional.

Boranan Agung menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk merayakan pengakuan nasional terhadap Nasi Boran. Dalam kegiatan tersebut, ribuan porsi nasi boran yang disiapkan oleh para pedagang dan pelaku UMKM dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Kegiatan dimulai dengan seremoni pembukaan oleh Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes. Setelah itu, pembagian nasi boran dilakukan secara simbolis kepada masyarakat yang telah berkumpul di sekitar lokasi acara.

Selain pembagian makanan, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada Kepala Desa Sumberejo. Desa tersebut dikenal sebagai salah satu sentra produksi dan penjualan nasi boran di Kabupaten Lamongan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan kegiatan Boranan Agung digelar sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas pengakuan Nasi Boran sebagai Warisan Budaya Takbenda Nusantara.

“Hari ini kita syukuran karena Nasi Boranan telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Nusantara. Selain Soto dan Wingko, kini Nasi Boran juga menjadi kebanggaan masyarakat Lamongan,” ujar Pak Yes saat membuka acara.

Ia berharap pengakuan tersebut dapat semakin memperkuat identitas kuliner daerah sekaligus mendorong pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Pemerintah Kabupaten Lamongan menilai pengakuan Nasi Boran sebagai WBTb memiliki dampak positif bagi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. Kuliner khas tersebut diharapkan mampu menarik minat wisatawan sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal.

Sekretaris Daerah Lamongan Moh. Nalikan menyampaikan bahwa kegiatan Boranan Agung direncanakan menjadi agenda budaya tahunan di Kabupaten Lamongan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya melestarikan tradisi sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kuliner khas daerah.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga dan merawat warisan budaya agar tetap hidup di tengah masyarakat.

“Nantinya kegiatan seperti ini akan kita laksanakan setiap tahun sebagai bentuk nguri-uri budaya, agar generasi mendatang tetap mengenal dan mencintai Nasi Boranan,” kata Moh. Nalikan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru