Ribuan Warga Padati Grahadi Surabaya saat Lebaran 2026, Gubernur Khofifah Gelar Riyayan dan Bagikan Sembako Gratis

Minggu, 22 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana warga memadati Gedung Negara Grahadi Surabaya saat riyayan Idul Fitri, Sabtu (21/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana warga memadati Gedung Negara Grahadi Surabaya saat riyayan Idul Fitri, Sabtu (21/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Ribuan masyarakat memadati Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada hari pertama Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3). Mereka datang untuk mengikuti tradisi riyayan bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Sejak pagi, antrean panjang terlihat di halaman Grahadi. Warga dari berbagai daerah dan latar belakang rela menunggu untuk bersilaturahmi langsung, bersalaman, dan menyampaikan ucapan Idul Fitri kepada gubernur dan jajaran pemerintah provinsi.

Suasana di Gedung Negara Grahadi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Tidak ada sekat antara pemimpin dan masyarakat. Gubernur Khofifah tampak menyapa satu per satu warga yang hadir, didampingi putranya Jalaluddin Mannagalli.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Interaksi langsung ini menjadi momen yang dinanti warga setiap tahunnya.

Selain bersilaturahmi, masyarakat juga menikmati berbagai hidangan gratis yang disediakan oleh pedagang kaki lima di sekitar lokasi. Menu yang disajikan beragam, mulai dari soto ayam, soto daging, nasi goreng hingga bakso.

Tak hanya itu, setiap pengunjung juga menerima paket sembako berisi dua kilogram beras, biskuit, dan mie instan. Pembagian ini disambut antusias warga, terutama kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Gubernur Khofifah menyebut tradisi riyayan bukan sekadar perayaan, tetapi juga ruang membangun kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat.

“Alhamdulillah kita sampai di Idul Fitri. Ini hari kembali ke fitrah, sehingga kami ingin maaf-maafan langsung dengan masyarakat. Ini juga bagian dari upaya mendekatkan warga dengan pemimpinnya,” ujar Khofifah.

Ia juga menegaskan bahwa pelibatan pedagang kaki lima merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi lokal.

“Yang datang ke sini dari berbagai latar belakang. Ini bagian dari ikhtiar kami agar mereka bisa ikut merasakan kebahagiaan lebaran, bahkan membawa bekal pulang,” katanya.

Khofifah menilai tradisi riyayan menjadi semakin penting di tengah dinamika global yang berdampak hingga ke tingkat lokal, termasuk kenaikan harga kebutuhan pokok.

Menurutnya, kondisi geopolitik global berpotensi memicu efek domino terhadap ekonomi masyarakat. Karena itu, kegiatan berbasis kebersamaan dinilai mampu menjaga solidaritas sosial.

“Kita berharap konflik global bisa mereda. Dampaknya terasa sampai ke BBM dan kebutuhan lain. Yang bisa kita lakukan adalah memperkuat kebersamaan agar masyarakat tetap solid,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Salah satu warga, Siti Aminah, mengaku rutin hadir setiap tahun dan merasa terbantu dengan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah sangat membantu. Saya selalu datang setiap tahun dan merasa dekat dengan pemimpin,” ujarnya.

Pengemudi ojek online, Ahmad Fajar, juga merasakan manfaat langsung. Ia datang bersama dua anaknya dan mengaku baru pertama kali mengikuti acara ini.

“Saya senang sekali bisa bertemu langsung Bu Gubernur. Dapat sembako dan anak-anak juga dapat THR,” katanya.

Melalui tradisi riyayan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong terus terjaga di tengah masyarakat.

“Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkas Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia
Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026
Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Mitra MagangHub hingga 29 Oktober
Menaker Paparkan Regulasi Baru untuk Perkuat Pelindungan Pekerja
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Ibu LDII Lindungi Anak di Ruang Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:39

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:23

Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:08

Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026

Berita Terbaru