Rumah Roboh di Lamongan Akibat Angin Kencang, Aparat Gabungan dan Polsek Tikung Turun ke Lokasi

Kamis, 22 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo dan Camat Tikung  serta warga meninjau rumah yang roboh akibat hujan dan angin kencang di Dusun Wonorejo, Tikung, Lamongan, Senin (12/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul -RadarBangsa.co.id)

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo dan Camat Tikung serta warga meninjau rumah yang roboh akibat hujan dan angin kencang di Dusun Wonorejo, Tikung, Lamongan, Senin (12/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul -RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Hujan lebat disertai angin kencang merobohkan satu rumah warga di Dusun Wonorejo, Desa Wonokromo, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Senin (12/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Peristiwa ini kembali menegaskan tingginya risiko bencana hidrometeorologi di Lamongan selama musim hujan.

Rumah yang roboh diketahui milik Ibu Sirah. Saat kejadian, angin kencang menerjang kawasan permukiman warga bersamaan dengan hujan deras, menyebabkan bangunan tidak mampu menahan tekanan angin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material berupa satu unit rumah rusak total.

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, S.H., membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, setelah menerima laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Tikung bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan.

“Benar, telah terjadi rumah roboh milik warga atas nama Ibu Sirah akibat hujan disertai angin kencang. Kejadian terjadi sekitar pukul 15.00 WIB,” ujar AKP Anang saat dikonfirmasi, Senin (12/1/2026).

Ia menambahkan, hingga saat ini pemilik rumah terpaksa mengungsi sementara dan tinggal di rumah tetangga terdekat karena kondisi bangunan yang tidak lagi layak huni.

“Untuk sementara korban tinggal di rumah tetangga. Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan BPBD Kabupaten Lamongan untuk penanganan lanjutan,” tambahnya.

AKP Anang juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat cuaca ekstrem terjadi secara tiba-tiba.

“Kami mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi angin kencang, terutama bagi rumah-rumah dengan konstruksi ringan. Segera laporkan ke aparat apabila terjadi kondisi darurat,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Tikung Sujirman Sholeh menyebut kejadian tersebut merupakan bencana musiman yang hampir setiap tahun terjadi di wilayahnya saat musim hujan.

“Bencana angin kencang ini sudah menjadi kejadian musiman. Oleh karena itu, perlu adanya kewaspadaan bersama dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem,” ujar Sujirman.

Ia berharap adanya peran aktif tiga pilar di tingkat desa untuk memberikan edukasi dan imbauan kepada warga.

“Kami berharap pemerintah desa bersama TNI-Polri dapat terus menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait bahaya angin kencang, karena potensi ini bisa terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan,” tambahnya.

Dalam penanganan kejadian ini, sejumlah unsur terlibat, antara lain Koramil 0812/04 Tikung, Polsek Tikung, Trantib Kecamatan Tikung, BPBD Kabupaten Lamongan, Agen Bencana BPBD Provinsi Jawa Timur, serta masyarakat setempat. Upaya yang dilakukan meliputi pendataan kerusakan, koordinasi lintas sektor, serta pelaporan berjenjang ke komando atas.

BPBD Lamongan dijadwalkan melakukan asesmen lanjutan untuk menentukan bentuk bantuan yang dibutuhkan korban, baik berupa material bangunan maupun bantuan logistik darurat.

Pemerintah daerah kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan selama musim hujan guna meminimalkan dampak bencana alam.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru