LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Lamongan–Babat, Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 04.45 WIB. Sebuah truk gandeng menabrak rumah warga hingga menyebabkan kerusakan pada bangunan dan dua pohon tumbang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Unit Gakkum Sat Lantas Polres Lamongan bergerak cepat melakukan pengamanan lokasi dan evakuasi kendaraan guna mencegah potensi bahaya lanjutan di jalur nasional yang menjadi akses vital penghubung Lamongan–Babat.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, truk bernomor polisi S 91xx UB yang dikemudikan S melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi diduga tidak dapat menguasai kemudi sehingga kendaraan oleng ke kiri dan menghantam bagian depan rumah milik YL, ET, dan NR.
“Akibat insiden tersebut, bagian depan rumah mengalami kerusakan. Dua pohon di sekitar lokasi juga roboh,” ujarnya.
Meski terjadi di jalur nasional pada waktu rawan aktivitas kendaraan logistik, arus lalu lintas dilaporkan tetap lancar dan tidak mengalami gangguan signifikan. Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pengaturan lalu lintas, serta evakuasi badan truk dari area rumah warga.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian pengemudi angkutan barang, terutama pada dini hari ketika kondisi fisik rentan menurun. Jalur Lamongan–Babat dikenal sebagai salah satu lintasan distribusi barang antarkabupaten di Jawa Timur.
Saat ini, Unit Gakkum Sat Lantas Polres Lamongan masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta memproses tanggung jawab atas kerugian material yang ditimbulkan.
“Penanganan lebih lanjut masih berjalan, termasuk penyelesaian administrasi dan tanggung jawab kerugian,” pungkas IPDA Hamzaid.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








