Satpol PP dan Bea Cukai Sita Ribuan Batang Rokok Ilegal di Pasuruan

Rabu, 27 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satpol PP bersama Bea Cukai dan kepolisian saat melakukan pemeriksaan rokok ilegal di Pasuruan, Rabu (27/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Satpol PP bersama Bea Cukai dan kepolisian saat melakukan pemeriksaan rokok ilegal di Pasuruan, Rabu (27/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Upaya pemberantasan rokok ilegal di Kabupaten Pasuruan kembali membuahkan hasil. Dalam operasi gabungan yang digelar Satpol PP bersama Bea Cukai dan aparat kepolisian, Rabu (27/8/2025), ribuan batang rokok tanpa cukai berhasil disita dari sejumlah toko di Kecamatan Sukorejo dan Bangil.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan bersama Bea Cukai dan aparat kepolisian melaksanakan operasi pemberantasan rokok ilegal di beberapa kecamatan, Rabu (27/8/2025). Razia ini menyasar toko kelontong, warung kopi, hingga perusahaan ekspedisi di wilayah Pandaan, Bangil, Sukorejo, dan Gempol.

Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan, Rido Nugroho, mengatakan operasi dilakukan karena indikasi peredaran rokok tanpa cukai masih cukup tinggi. “Pasti masih ada, karena di sisi lain ada oknum yang ingin mengambil keuntungan tapi tak patuh aturan alias melanggar,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan di 11 toko di kawasan Pasar Pandaan, petugas tidak menemukan penjualan rokok ilegal. Hal serupa juga terlihat di perusahaan ekspedisi JNT dan Indah Express, seluruh paket yang diperiksa dinyatakan bersih.

Namun, situasi berbeda ditemukan di Kecamatan Sukorejo. Petugas berhasil menyita 139 bungkus rokok ilegal atau setara 2.780 batang dari sebuah toko di Desa Curahrejo. “Jenis rokok ilegal yang ditemukan cukup beragam, mulai dari Masterclass, Superbold, hingga JB Ice,” jelas Rido.

Sementara itu, di Kecamatan Bangil, razia serupa juga digelar. Dari 12 toko yang diperiksa, tim gabungan menemukan 25 bungkus rokok ilegal atau sekitar 464 batang. Barang bukti yang diamankan di antaranya ZA Bold Grape, ZA Bold Mango, dan ESS Mild Mango. “Selain itu, di toko lain juga ditemukan 36 bungkus rokok ilegal dengan berbagai merek,” tambah Rido.

Di sisi lain, pemeriksaan di sejumlah pasar di Kecamatan Gempol, termasuk Kejapanan dan Kepulungan, tidak menemukan adanya peredaran rokok ilegal. Semua toko yang diperiksa dinyatakan bersih oleh tim gabungan.

Rido menegaskan bahwa seluruh barang bukti yang ditemukan langsung diamankan. Ia memastikan operasi pemberantasan rokok ilegal akan terus digencarkan secara berkala di seluruh kecamatan. “Kami ingin memastikan tidak ada lagi ruang bagi rokok ilegal untuk beredar di Pasuruan,” tegasnya.

Pemkab Pasuruan berharap operasi gabungan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat. Selain merugikan negara karena tidak menyumbang cukai, peredaran rokok ilegal juga merugikan pedagang. “Rokok tanpa cukai berisiko disita dan pada akhirnya merugikan pelaku usaha itu sendiri,” pungkas Rido.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Berita Terbaru