Sedekah Bumi di Jotosanur Lamongan Digelar, Pengamanan Berlangsung Kondusif

Senin, 24 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan wayang kulit dan campursari dalam rangka Sedekah Bumi di Dusun Pulo, Desa Jotosanur, Minggu (23/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kegiatan wayang kulit dan campursari dalam rangka Sedekah Bumi di Dusun Pulo, Desa Jotosanur, Minggu (23/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Kegiatan kesenian wayang kulit dan campursari dalam rangka Sedekah Bumi di Dusun Pulo, Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, berlangsung aman dan kondusif. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup selama kegiatan berlangsung pada Minggu (23/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB. Pengamanan melibatkan Aiptu Abd. Kholiq, Aipda M. Fathurozi AR, serta empat anggota Linmas.

Aiptu Abd. Kholiq mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan rangkaian kegiatan masyarakat berjalan tertib dan situasi tetap aman.

“Pengamanan kami lakukan secara terbuka maupun tertutup selama kegiatan berlangsung. Kami juga mengedepankan langkah preventif agar masyarakat dapat menikmati pertunjukan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Selain melakukan pengamanan di lokasi, petugas juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak yang terlibat dalam kegiatan. Koordinasi dilakukan bersama panitia, kepala desa, kepala dusun, ketua karang taruna, serta tamu undangan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kami mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan adanya kerja sama yang baik, potensi gangguan dapat dicegah sejak awal,” tegasnya.

Petugas juga melakukan pemantauan terhadap situasi di sekitar lokasi selama pertunjukan berlangsung. Berdasarkan hasil pemantauan, tidak ditemukan indikasi dari salah satu perguruan silat yang berpotensi mengganggu jalannya kegiatan.

“Dari hasil pemantauan di lapangan, tidak ada indikasi dari salah satu perguruan silat yang berpotensi mengganggu kegiatan. Situasi secara umum tetap terkendali,” tambahnya.

Kesenian wayang kulit dan campursari tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Sedekah Bumi di Dusun Pulo. Selama kegiatan, petugas memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga hingga acara selesai.

Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 23.00 WIB, situasi di lokasi dilaporkan aman, tertib dan kondusif. Tidak terdapat kejadian menonjol selama pelaksanaan kegiatan.

“Alhamdulillah, seluruh kegiatan berjalan aman dan kondusif. Kami mengapresiasi panitia serta masyarakat yang ikut menjaga ketertiban selama acara berlangsung,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Senin, 2 November 2026 - 10:26

58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir

Berita Terbaru