Sekretariat Baru Gapoktan Pandanrejo Kota Batu Resmi Dibuka

Jumat, 14 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peresmian Sekretariat Gapoktan Mitra Sejati di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, oleh istri Wakil Wali Kota Batu, Ridha Agusta Heli Suyanto. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Peresmian Sekretariat Gapoktan Mitra Sejati di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, oleh istri Wakil Wali Kota Batu, Ridha Agusta Heli Suyanto. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

KOTA BATU, RadarBangsa.co.id — Suasana halaman gedung sekretariat Gapoktan Mitra Sejati di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, tampak ramai pada Kamis (13/11/2025). Hari itu, bangunan sekretariat yang berdiri di atas tanah kas desa resmi dibuka oleh istri Wakil Wali Kota Batu, Ridha Agusta Heli Suyanto, disaksikan jajaran pemerintah desa, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, anggota DPRD, serta puluhan petani anggota Gapoktan.

Ridha menyampaikan bahwa kehadiran fasilitas baru tersebut diharapkan menjadi pusat koordinasi para petani Pandanrejo. Ia mengapresiasi Pemerintah Desa Pandanrejo yang telah mengalokasikan lahan untuk pembangunan gedung tersebut. Menurutnya, dukungan desa menjadi landasan penting bagi organisasi petani yang sudah memiliki legalitas resmi dan struktur kelembagaan yang jelas.

“Sekretariat ini dibangun untuk memperkuat layanan kepada para petani. Pemerintah Kota Batu mengucapkan terima kasih atas kolaborasi Pemdes Pandanrejo yang telah menyediakan lahan sehingga sarana ini bisa berdiri dan dimanfaatkan bersama,” kata Ridha.

Selaku penasihat Gapoktan, ia menambahkan bahwa potensi hortikultura di Pandanrejo, khususnya untuk komoditas sayuran, sangat besar. Karena itu, ia berharap Gapoktan Mitra Sejati mampu menjaga mutu dan kontinuitas produksi agar tetap kompetitif di pasar.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Heru Yulianto, menjelaskan bahwa Gapoktan Mitra Sejati merupakan kelompok petani binaan yang menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Selain memperluas jaringan pemasaran hingga tingkat nasional, mereka juga tercatat sebagai pemasok rutin sayuran ke PT PELNI Surabaya, dengan frekuensi pengiriman mencapai belasan kali dalam satu minggu.

Heru menegaskan bahwa kemajuan itu bukan hanya terlihat dari sisi produksi, tetapi juga dari tata kelola manajemen dan pemasaran. “Pendampingan yang dilakukan selama ini mulai terlihat hasilnya. Mereka tidak hanya fokus di lahan, tetapi juga memahami cara mengelola usaha tani secara profesional. Selain PELNI, produk mereka masuk ke sejumlah hotel di Malang dan Surabaya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Gapoktan tersebut telah mengantongi sertifikat PSAT atau PDUK untuk 51 komoditas yang membuka peluang distribusi lebih luas ke pasar nasional. Karena itu, pembangunan gudang pangan dan sekretariat dianggap menjadi kebutuhan mendesak untuk menunjang operasional jangka panjang.

Dukungan pembangunan ini juga datang dari anggota DPRD Kota Batu, Nurudin Muhammad Hanifah, yang menyebut bahwa sekretariat tersebut merupakan jawaban atas aspirasi para petani Pandanrejo. Usulan itu kemudian masuk dalam pokok pikiran DPRD dan direalisasikan setelah proses selama hampir tiga tahun. “Dengan adanya sekretariat, koordinasi antarpetani akan lebih baik. Fasilitas ini juga memudahkan penyuluhan dari dinas maupun lembaga lain. Ke depan akan dilengkapi cool storage agar hasil panen tetap segar dan tahan lama,” kata Nurudin.

Kepala Desa Pandanrejo, Abdul Manan, mengingatkan para petani untuk terus berinovasi mengikuti dinamika pasar. Ia menyebut dukungan desa melalui pemanfaatan tanah kas untuk sekretariat merupakan langkah strategis dalam meningkatkan ekonomi lokal. “Dengan perkembangan sektor pertanian dan UMKM, Pandanrejo ditetapkan sebagai desa mandiri pada Agustus 2025,” ujarnya.

Ketua Gapoktan Mitra Sejati, Ahmad Zaini, menambahkan bahwa pendampingan dari Dinas Pertanian dan pemerintah desa sangat membantu pemulihan kondisi petani setelah periode sulit. Kini mayoritas anggota telah memiliki Nomor Induk Berusaha sebagai dasar legalitas usaha. “Kami akan terus bergerak dari hulu hingga hilir membangun ekonomi Pandanrejo yang lebih baik. Kondisi petani sudah membaik, pasarnya jelas, dan harga jual lebih stabil,” pungkasnya.

Penulis : Wanto

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru