Senator Anggota DPD RI Ning Lia : Perombakan Kabinet Prabowo Langkah Lumrah, yang Terpenting Kerja Nyata

Selasa, 9 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Senator Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Senator Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Senator Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia, menilai perombakan kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto merupakan hal wajar dalam dinamika pemerintahan. Menurutnya, pergantian menteri adalah hak prerogatif presiden dan semestinya dimaknai sebagai upaya memperkuat soliditas kabinet.

“Pergantian kabinet adalah hal lumrah dalam dinamika pemerintahan. Yang terpenting adalah bagaimana para menteri mampu membuktikan diri dengan kerja nyata, menghadirkan inovasi, serta menjaga kepercayaan rakyat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo,” ujar Ning Lia saat ditemui di Jakarta, Senin (8/9/2025).

Putri ulama besar KH Masykur Hasyim itu berharap, wajah baru di sejumlah kementerian dapat segera meningkatkan akselerasi kinerja pemerintahan. Ia menekankan, soliditas internal sangat penting agar visi-misi Presiden Prabowo benar-benar terwujud untuk kesejahteraan rakyat.

Lebih jauh, Ning Lia menyoroti pentingnya kerja kolaboratif antar-kementerian. Menurutnya, sinergi lintas sektor akan memastikan program prioritas tidak hanya berjalan di tingkat makro, melainkan juga dirasakan langsung hingga lapisan masyarakat terbawah.

“Harapan saya, para menteri bisa segera menyesuaikan diri dengan ritme kerja Presiden Prabowo yang mengutamakan kecepatan dan keberpihakan pada rakyat. Karena pada akhirnya, tujuan kita adalah Indonesia yang semakin adil, makmur, dan sejahtera,” tegas anggota DPD RI Komite III tersebut.
Dalam kesempatan itu, Ning Lia juga menyampaikan rasa syukurnya atas dilantiknya KH Irfan Yusuf atau Gus Irfan sebagai Menteri Haji dan Umrah. Ia menilai Gus Irfan, cucu pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari, memiliki karakter humanis, aspiratif, dan konsisten memperjuangkan kepentingan umat.

“Alhamdulillah, saya bangga dan bersyukur Gus Irfan menjadi Menteri Haji dan Umrah. Beliau tokoh politik dengan kesungguhan yang tinggi. Saya yakin pelayanan haji dan umrah di Indonesia akan semakin harum dengan hadirnya beliau sebagai Gusmen, terlebih Bapak Prabowo Subianto kita kenal sebagai Presiden yang sangat aspiratif,” ungkap Ning Lia.

Ning Lia bahkan mengisahkan pertama kali bertemu Gus Irfan pada 2021 saat acara bersama alumni Tebu Ireng. Menurutnya, sosok Gus Irfan tidak menempatkan diri sebagai pejabat, melainkan seorang kiai yang memberikan motivasi dan nasihat kepada masyarakat.

“Salah satu hal yang saya ingat, beliau kritis memperjuangkan agar ijazah pesantren mendapat pengakuan sebagai syarat perangkat desa. Itu menunjukkan perhatian beliau terhadap pendidikan pesantren yang membentuk karakter pemimpin sejati,” tambahnya.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik lima menteri baru Kabinet Merah Putih serta seorang wakil menteri. Di antaranya, Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani, Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie, Mukhtaruddin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran menggantikan Abdul Kadir Karding, serta Sjafrie Sjamsoedin yang kini merangkap sebagai Menko Polhukam.

Adapun Gus Irfan Yusuf dipercaya memimpin Kementerian Haji dan Umrah, dengan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai wakil menteri.

“Dengan formasi baru ini, saya optimistis pemerintahan Presiden Prabowo akan semakin kuat dalam menjalankan amanah rakyat,” pungkas Ning Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru