Siaga Sejak Dini, Jakarta Rescue Gelar Pelatihan Tanggap Bencana di Bogor

- Redaksi

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta pelatihan dalam sesi materi certical rescue (tali temali) bersama instruktur Jakarta Rescue, Jum’at (10/10/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Para peserta pelatihan dalam sesi materi certical rescue (tali temali) bersama instruktur Jakarta Rescue, Jum’at (10/10/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BOGOR, RadarBangsa.co.id — Lembaga pelatihan dan penyelamatan Jakarta Rescue (JR) menggelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana bagi personel Asia Pasific Security Association (APSA) di Pusdiklat Jakarta Rescue Citeko, Cisarua, Kabupaten Bogor, pada 6–11 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti puluhan peserta, baik pria maupun wanita, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Pelatihan berdurasi sepekan tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme personel keamanan sipil dalam menghadapi situasi darurat dan bencana, baik di lingkungan kerja maupun masyarakat. Selain teori di kelas, peserta juga mengikuti berbagai praktik lapangan di Danau Situ Pengasinan, Depok, dan Kolam Renang Ceria Kukusan.

“Kesiapsiagaan bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga tanggung jawab kemanusiaan,” ujar Direktur Pusdiklat Jakarta Rescue, Dr. Hadianto Wardjaman, dalam sambutannya saat penutupan pelatihan. Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif di masyarakat untuk menghadapi risiko bencana yang kian kompleks.

Pelatihan ini melibatkan tim instruktur gabungan dari Jakarta Rescue dan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR), lembaga mitra strategis JR dalam operasi kebencanaan. Dari JR, instruktur terdiri atas Hadianto Wardjaman, Fitriana Suprapti, Purwo, Bintang Suswanto, Irsan, Ridwan, Syahrizal, Indra, dan Puspita. Sementara dari UAR hadir Endang Sudrajat, Nanang Setiawan, Wali Al-Jabar, Sohirin, dan Ubaydillah.

Materi pelatihan mencakup berbagai aspek penting, antara lain Physical Capacity & Water Rescue, CPR & Basic First Aid for Water Disaster, Pencegahan Dini dan Mitigasi Bencana, C4S Building Collaboration, Fire Rescue, Drone Disaster Management, Vertical Rescue, hingga Simulasi Komprehensif Management Incident Command System (ICS).
Pada sesi akhir, peserta juga diperkenalkan pada Konsep Urban Search and Rescue (USAR) yang menjadi standar global dalam penanganan korban bencana di wilayah perkotaan.

Ketua Umum UAR, H. Endang Sudrajat, menilai kegiatan ini berjalan dengan sukses. “Alhamdulillah, seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan penuh semangat dan disiplin. Latihan evakuasi air dan simulasi penyelamatan bencana menjadi momen paling berkesan,” ujarnya.

Jakarta Rescue menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam memperkuat jejaring dan kapasitas sumber daya manusia bidang kebencanaan di kawasan Asia Pasifik. Dengan meningkatnya keterampilan personel APSA, diharapkan akan tumbuh lebih banyak tenaga profesional yang mampu menjadi garda terdepan dalam mitigasi dan penanganan darurat.

“Semakin banyak orang terlatih, semakin tinggi pula ketangguhan bangsa menghadapi bencana,” pungkas Hadianto.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru