Tekan Risiko Bencana Pesisir, Polairud Polres Lamongan Gencarkan Edukasi Sekolah

- Redaksi

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur memberikan edukasi keselamatan perairan kepada 142 siswa PG dan TK Tapas Al-Ihsan II di Blimbing, Minggu (15/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur memberikan edukasi keselamatan perairan kepada 142 siswa PG dan TK Tapas Al-Ihsan II di Blimbing, Minggu (15/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polres Lamongan menggelar edukasi keselamatan perairan bagi 142 siswa PG dan TK Tapas Al-Ihsan II di Kelurahan Blimbing, Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pencegahan sejak usia dini di wilayah pesisir Kabupaten Lamongan.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Sat Polairud Polres Lamongan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Lamongan, AKP Guntur, didampingi personel Sat Binmas. Sebanyak 142 siswa bersama 9 guru pendamping mengikuti rangkaian acara sejak pukul 08.00 WIB.

Acara diawali dengan apel pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penanaman nilai kebangsaan. Dalam sambutannya, AKP Guntur memperkenalkan fungsi dan kewenangan Polisi Perairan dan Udara dalam menjaga keamanan wilayah perairan, termasuk patroli laut, penanganan kecelakaan air, hingga respons terhadap bencana.

“Kami ingin anak-anak mengenal tugas Polairud sejak dini, sekaligus memahami pentingnya keselamatan saat berada di wilayah perairan. Edukasi ini bagian dari upaya preventif,” ujar AKP Guntur dalam sambutannya di depan peserta kegiatan.

Ia menjelaskan, Kabupaten Lamongan memiliki garis pantai dan aktivitas kelautan yang cukup tinggi, sehingga literasi keselamatan menjadi kebutuhan mendesak. Pengenalan dilakukan secara sederhana dan komunikatif, termasuk memperlihatkan berbagai seragam dinas serta perlengkapan yang digunakan saat bertugas.

Selain mengenalkan tugas kepolisian, personel Polairud memberikan edukasi dasar mitigasi bencana perairan, seperti cara menyelamatkan diri saat terjadi banjir atau kecelakaan di air. Materi disampaikan melalui simulasi ringan yang disesuaikan dengan usia anak-anak, termasuk pengenalan gerakan dasar berenang dan penggunaan pelampung.

AKP Guntur menegaskan bahwa pendidikan keselamatan tidak harus menunggu usia dewasa. “Kesadaran menjaga diri dan memahami risiko lingkungan harus ditanamkan sejak dini agar anak-anak tumbuh dengan budaya keselamatan,” katanya.

Kegiatan juga diisi sesi tanya jawab interaktif yang disambut antusias para siswa. Sejumlah anak mengajukan pertanyaan seputar tugas polisi hingga peralatan yang digunakan di laut.

Sebagai penutup, peserta menyanyikan lagu “Bagimu Negeri” dan mengikuti ramah tamah bersama personel kepolisian. Melalui kegiatan ini, Polres Lamongan berharap terbangun kedekatan antara aparat dan masyarakat serta meningkatnya pemahaman publik terhadap peran Polairud dalam menjaga keamanan dan keselamatan wilayah perairan.

Ke depan, kegiatan serupa direncanakan menyasar sekolah lain di kawasan pesisir sebagai bagian dari program pembinaan masyarakat dan penguatan kamtibmas di Lamongan.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru