Tiga Pilar Semarang Tengah Bangun Harapan Baru untuk Warga Jagalan Korban Kebakaran

- Redaksi

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Forkopincam Semarang Tengah bersama masyarakat menyerahkan bantuan dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah warga korban kebakaran di Kelurahan Jagalan, Semarang, Jumat (3/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Jajaran Forkopincam Semarang Tengah bersama masyarakat menyerahkan bantuan dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah warga korban kebakaran di Kelurahan Jagalan, Semarang, Jumat (3/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id — Suasana penuh harapan menyelimuti Kelurahan Jagalan, Kecamatan Semarang Tengah, pada Jumat pagi. Jajaran Tiga Pilar Kecamatan Semarang Tengah bersama masyarakat menggelar aksi nyata kepedulian melalui penyerahan bantuan dan peletakan batu pertama pembangunan rumah bagi warga korban kebakaran di Kampung Bang Inggris RT 01 RW 08 serta Gang Kulitan RT 04 RW 07.

Kegiatan dimulai dengan penyerahan bantuan hasil donasi yang dihimpun Kecamatan Semarang Tengah. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Camat Semarang Tengah, Aniceto Magno Da Silva, dan diterima oleh perwakilan warga terdampak kebakaran. Bantuan ini diharapkan meringankan kebutuhan sehari-hari sambil menunggu rumah mereka kembali layak huni.

Acara berlanjut dengan peletakan batu pertama secara simbolis oleh Kapolsek Semarang Tengah Kompol Sugito, S.H., M.H., Danramil 02 Semarang Tengah Mayor Sugiyarto, S.I.P., serta Camat Aniceto. Prosesi ini menandai dimulainya pembangunan kembali rumah warga yang terbakar beberapa waktu lalu.

Kehadiran sejumlah pimpinan wilayah memberi makna tersendiri bagi masyarakat. Turut hadir Wakapolsek AKP Adji Setiawan, jajaran Kanit Polsek, personel Koramil 02, staf kecamatan, para lurah se-Kecamatan Semarang Tengah, Ketua LPMK, Ketua PKK, Dharma Wanita, hingga tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kompol Sugito menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bantuan material.
“Peletakan batu pertama ini menjadi simbol bahwa kita tidak hanya hadir memberi bantuan, tetapi juga mendukung warga untuk bangkit dan membangun kembali kehidupannya. Kebersamaan Polri, TNI, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci dalam meringankan beban warga yang tertimpa musibah,” ucapnya.

Senada dengan itu, Camat Semarang Tengah Aniceto menekankan pentingnya sinergi.
“Kolaborasi seluruh unsur Forkopincam dengan masyarakat adalah kekuatan besar yang memastikan warga terdampak tidak berjalan sendirian menghadapi musibah ini,” jelasnya.

Dukungan moril ini dirasakan langsung oleh warga. Salah satu perwakilan korban kebakaran, Budiyanto, tak kuasa menyembunyikan rasa haru.
“Kami merasa tidak sendirian, ternyata banyak pihak yang peduli. Peletakan batu pertama ini memberi semangat baru bagi kami untuk segera bangkit. Terima kasih atas perhatian dan bantuan yang sangat berarti,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung penuh keakraban, memperlihatkan kekompakan seluruh elemen dalam membantu pemulihan warga. Dengan dimulainya pembangunan rumah dan hadirnya dukungan nyata dari berbagai pihak, masyarakat Jagalan diharapkan segera pulih dan kembali menata kehidupan sehari-hari.

“Bantuan ini bukan hanya tentang bangunan, tapi tentang membangun kembali harapan,” pungkas Budiyanto.

Lainnya:

Penulis : Yani

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru