Usaha Perikanan PPS Bungus Serap Puluhan Tenaga Kerja, Menaker Siap Dorong Pengembangannya

Sabtu, 26 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat meninjau pabrik pengolahan hasil perikanan di kawasan PPS Bungus, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat meninjau pabrik pengolahan hasil perikanan di kawasan PPS Bungus, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

PADANG, RadarBangsa.co.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mendukung pengembangan usaha di sektor perikanan yang dinilai memiliki potensi menciptakan lapangan kerja baru dan menyerap tenaga kerja lokal.

Dukungan tersebut disampaikan Yassierli saat meninjau pabrik pengolahan hasil perikanan di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bungus, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026).

Dalam peninjauan itu, Yassierli mengapresiasi wirausahawan muda yang mengembangkan usaha pengolahan hasil perikanan hingga menyerap puluhan tenaga kerja lokal. Menurutnya, usaha yang memiliki prospek menciptakan lapangan kerja perlu mendapat dukungan.

“Selama prospeknya untuk penciptaan lapangan kerja baru, pasti insyaallah saya akan dukung,” ujar Yassierli.

Dukungan terhadap pengembangan sektor tersebut dilakukan antara lain melalui peningkatan kapasitas tenaga kerja. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) memberikan fasilitas pelatihan kerja secara berkala bagi pekerja dan nelayan.

Pelatihan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, termasuk dukungan operasional dan pemberian uang saku bagi peserta.

Selain peningkatan kapasitas tenaga kerja, pengembangan usaha perikanan juga membutuhkan kolaborasi lintas pihak. Yassierli menyebut kerja sama antara kementerian, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dapat meningkatkan efisiensi pengolahan produk turunan perikanan sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Dalam peninjauan tersebut, pelaku usaha juga menyampaikan sejumlah kebutuhan operasional. Di antaranya ketercukupan BBM bersubsidi dan ketersediaan air bersih untuk menunjang operasional 70 hingga 80 unit kapal penangkap ikan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Menanggapi aspirasi itu, Menaker berkomitmen membantu menjembatani komunikasi dan mengoordinasikannya dengan kementerian atau lembaga terkait.

“Aspirasi yang berkaitan dengan sarana operasional dan efisiensi kawasan ini akan terus kita dorong bersama agar aktivitas ekonomi sektor perikanan di Bungus terus berkembang secara berkelanjutan,” pungkas Yassierli.

Pengembangan sektor perikanan di kawasan PPS Bungus menjadi salah satu perhatian dalam peninjauan tersebut, terutama terkait potensi penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan kapasitas pekerja, serta dukungan terhadap kebutuhan operasional usaha.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru