Wali Kota Probolinggo Ajak Warga Perangi Sampah Plastik Lewat Gerpas Berseh

Jumat, 20 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Probolinggo dr. H. Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari saat mengikuti aksi Gerakan Pasar Bersih dan Sehat (Gerpas Berseh) di Pasar Randu Pangger, Kamis (19/6/2025).| Dok Foto Ho/ RadarBangsa

Wali Kota Probolinggo dr. H. Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari saat mengikuti aksi Gerakan Pasar Bersih dan Sehat (Gerpas Berseh) di Pasar Randu Pangger, Kamis (19/6/2025).| Dok Foto Ho/ RadarBangsa

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Wali Kota Probolinggo dr. H. Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam upaya memerangi sampah plastik. Ajakan ini disampaikan dalam kegiatan Gerakan Pasar Bersih dan Sehat (Gerpas Berseh) yang digelar dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Kamis (19/6) pagi, di Pasar Randu Pangger.

Dalam sambutannya, Wali Kota Aminuddin menyoroti ancaman serius yang ditimbulkan sampah plastik terhadap lingkungan. “Sampah plastik tidak bisa terurai secara alami. Jika tidak ditangani, pada 2060 diperkirakan jumlah plastik di laut bisa melebihi jumlah ikan. Jangan sampai anak cucu kita mancing ke laut, yang didapat justru plastik,” ujarnya tegas.

Ia juga menekankan bahaya sampah bagi ekosistem tanah. Oleh karena itu, kegiatan bersih-bersih pasar yang dikombinasikan dengan donor darah dan pemeriksaan kesehatan dianggap sebagai aksi konkret yang perlu terus digalakkan.

“Kegiatan seperti ini seharusnya tidak hanya digelar di Pasar Randu Pangger, tapi juga di seluruh wilayah Kota Probolinggo. Pemerintah sangat mendukung gerakan seperti Zero Waste Event karena mencerminkan kepedulian nyata terhadap masa depan lingkungan,” tambah Aminuddin.

Menutup sambutannya, ia mengajak masyarakat untuk kembali ke kebiasaan ramah lingkungan. “Mari biasakan membawa kantong belanja sendiri, seperti yang dilakukan para orang tua kita dulu. Ini cara sederhana namun efektif untuk mengurangi sampah plastik,” imbaunya.

Sementara itu, Ketua Papesa Budi Krisyanto menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Papesa dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo. Selain memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gerpas Berseh juga mendukung program Probolinggo Bersolek.

“Gerpas Berseh menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama dalam pengelolaan sampah plastik. Harapannya, pasar tradisional bisa menjadi ruang publik yang bersih, sehat, dan menarik sebagai destinasi wisata lokal yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.

Sebagai bentuk keberlanjutan, Budi mengusulkan agar Pemerintah Kota Probolinggo menerbitkan regulasi terkait event bebas sampah (Zero Waste Event) serta menetapkan kelurahan percontohan bebas sampah di setiap kecamatan.

“Setiap kecamatan dapat mengusulkan satu kelurahan percontohan. Monitoring bisa dilakukan pada Juli hingga Agustus 2025, dan kelurahan terbaik akan diberikan apresiasi saat Hari Jadi Kota Probolinggo pada 4 September mendatang,” paparnya.

Kriteria kelurahan bebas sampah mencakup berkurangnya praktik membakar dan membuang sampah sembarangan, minimnya tumpukan sampah liar, serta meningkatnya upaya pengurangan sampah dari sumbernya dan optimalisasi bank sampah.

Budi juga menekankan pentingnya menjadikan pasar tradisional sebagai ruang publik yang bersih dan nyaman. “Pasar yang bersih mendorong semangat pedagang dan kenyamanan pembeli. Perputaran uang meningkat, ekonomi bergerak, dan ini sejalan dengan visi Probolinggo sebagai kota yang bersih, sehat, tertib, dan indah,” ujarnya.

Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Gerpas Berseh 2025 dan berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkala di pasar-pasar lain di Kota Probolinggo.

“Sinergi dan kolaborasi ini harus terus dirawat. Mari bersama-sama wujudkan Kota Probolinggo yang bebas sampah, bebas banjir, dan semakin bersolek,” pungkasnya.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih pasar, pemeriksaan kesehatan, dan donor darah. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, komunitas lingkungan, Sekolah Adiwiyata, hingga mitra sponsor seperti PT Pegadaian, PT Eratek, dan SKI.

Penulis : Nanang

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru