Waspada! PMK Intai Hewan Kurban, Kapolsek Tikung Sidak Kandang di Lamongan

Selasa, 28 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Tikung saat sambang ke kandang sapi warga, Senin (27/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolsek Tikung saat sambang ke kandang sapi warga, Senin (27/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo turun langsung ke kandang sapi milik warga di Desa Wonokromo, Senin (27/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sekaligus memastikan keamanan transaksi hewan kurban.

Kegiatan sambang dilakukan bersama Bhabinkamtibmas ke kandang milik H. Zuhri di Dusun Pilanggot. Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek memberikan imbauan kepada peternak agar lebih waspada terhadap gejala PMK yang dapat merugikan secara ekonomi maupun kesehatan hewan.

AKP Anang menegaskan, pengawasan sejak dini penting untuk mencegah kerugian yang lebih luas, terutama saat permintaan hewan kurban meningkat. “Kami mengingatkan peternak agar memastikan kondisi hewan sehat, tidak terpapar PMK, dan layak untuk dijadikan hewan kurban,” ujarnya.

Ia juga menyoroti potensi praktik jual beli hewan yang tidak memenuhi standar kesehatan. Jika dibiarkan, hal ini bisa merugikan pembeli dan memicu keresahan masyarakat. “Jangan sampai masyarakat membeli hewan kurban yang sakit. Ini bukan hanya soal ibadah, tapi juga soal kesehatan dan kepercayaan publik,” tegasnya.

Selain itu, pihak kepolisian mendorong koordinasi antara peternak, pemerintah desa, dan dinas terkait untuk memperketat pengawasan distribusi hewan ternak. Edukasi kepada warga dinilai penting agar masyarakat mampu mengenali ciri hewan sehat sebelum membeli.

Langkah preventif ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi peternak lokal sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban. Dengan pengawasan ketat, potensi penyebaran penyakit dapat ditekan.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat merasa aman dan tidak dirugikan. Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar Idul Adha berjalan lancar,” pungkas AKP Anang.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi
Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang
Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:17

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:34

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Berita Terbaru