1,4 Ton Sampah Diangkut dari Sungai Bedadung Jember dalam Festival Semanggi 2026

Minggu, 27 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi bersih-bersih Sungai Bedadung dalam Festival Semanggi Ika Smasa Jember 2026, Minggu (27/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Aksi bersih-bersih Sungai Bedadung dalam Festival Semanggi Ika Smasa Jember 2026, Minggu (27/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id — Sebanyak 1.407 kilogram atau sekitar 1,4 ton sampah berhasil dievakuasi dari dua aliran sungai di kawasan Sungai Bedadung, Jember, dalam kegiatan Festival Semanggi Ika Smasa Jember 2026, Minggu (27/9/2026).

Aksi lingkungan yang digelar di bawah Jembatan Semanggi tersebut melibatkan lebih dari 250 relawan lintas sektoral. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Sungai Sedunia atau World Rivers Day 2026 dengan mengusung tema “Merawat Sungai, Memulihkan Kehidupan” dan jargon “Satu Sungai, Sejuta Manfaat”.

Berdasarkan pemantauan panitia di lapangan, sekitar 70 hingga 80 persen sampah yang diangkut dari dua sungai tersebut berupa plastik dan residu yang sulit terurai. Selain membersihkan aliran sungai, panitia juga melepas bibit ikan serta menuangkan larutan eco-enzyme sebagai bagian dari upaya pemulihan kualitas baku mutu air Sungai Bedadung secara hayati.

Ketua Ika Smasa Jember, Ir. Endik Sunariyadi, mengatakan kegiatan tersebut tidak berhenti pada aksi pembersihan sungai. Pihaknya juga menyerahkan bantuan peralatan kebersihan dan tempat sampah kepada masyarakat di sekitar lokasi.

“Selain aksi pembersihan di 2 sungai ini, kami juga menyerahkan bantuan peralatan kebersihan dan tempat sampah sebagai sarana edukasi bagi warga sekitar agar budaya merawat sungai dapat berlanjut secara mandiri. Sungai memiliki sejuta manfaat jika kita merawatnya dengan baik, bukan menjadikannya tempat pembuangan sampah,” ujar Ir. Endik Sunariyadi.

Ketua Panitia Pelaksana Festival Semanggi 2026, Mashuri Harianto, menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menangani persoalan sampah dari sumbernya. Menurutnya, membuang sampah ke sungai hanya akan memindahkan persoalan dan memperbesar kerusakan ekosistem.

“Masyarakat harus sadar bahwa membuang sampah ke sungai itu bukan menyelesaikan masalah, melainkan memindahkan masalah dan merusak masa depan ekosistem. Merawat sungai adalah tugas suci kita bersama demi anak cucu kelak,” tegas Mashuri.

Untuk memutus rantai pencemaran sungai, panitia membawa dua rekomendasi, yakni penguatan Peraturan Daerah (Perda) Sampah disertai penegakan sanksi di lapangan serta pendampingan edukasi pemilahan sampah mulai dari tingkat rumah tangga secara bertahap.

Lurah Sumbersari, Bhatara Pragusta, S.H., bersama tim TAGANA Kelurahan Sumbersari turut hadir mengawal kegiatan tersebut. Ia mendorong agar sinergi lintas sektoral terus dilakukan sehingga upaya menjaga sungai tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan.

“Sinergi lintas sektoral harus terus digalakkan secara berkelanjutan untuk menunjang fasilitas hulu-hilir, sehingga gerakan edukasi ini tidak berhenti sebagai seremonial tahunan semata,” ungkap Bhatara.

Selain aksi pembersihan dua sungai, Festival Semanggi 2026 juga diisi wisata mancing ramah lingkungan dan pertunjukan seni budaya Semanggi. Kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi BPBD Jember, Koramil, Polsek, World Cleanup Day Indonesia (WCDI Jember), Mahapena, Rumah Zakat, Koalisi Perempuan Indonesia, ORARI, Eigerian, akademisi, alumni SMAN 1 Jember, GM FKPPI bersama Malahayati GM FKPPI Jember, serta YalidiCare.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru