BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mulai memperketat pengawasan layanan kesehatan dengan meresmikan kanal pengaduan masyarakat milik Dinas Kesehatan Bangkalan, Senin (25/5/2026).
Langkah ini menjadi upaya baru Pemkab Bangkalan untuk menjawab keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan yang selama ini kerap disorot, terutama di tingkat puskesmas.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja’far dan Plh Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan dr. Farhat Suryaningrat melalui prosesi pemotongan pita.
Bupati Lukman Hakim menegaskan, kanal pengaduan tersebut dibangun agar masyarakat memiliki akses langsung menyampaikan keluhan, kritik, hingga aspirasi terkait layanan kesehatan yang diterima.
“Layanan ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, masukan maupun aspirasi terkait pelayanan kesehatan,” ujar Lukman Hakim.
Menariknya, sistem pengaduan itu dapat diakses secara real time melalui aplikasi digital maupun hotline WhatsApp yang telah disiapkan Dinas Kesehatan Bangkalan. Pemkab juga memasang CCTV di setiap puskesmas sebagai bentuk pengawasan terbuka terhadap pelayanan publik.
“Ini menjadi bagian dari upaya kita dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.
Keberadaan CCTV yang terhubung ke aplikasi disebut menjadi langkah transparansi baru dalam pelayanan kesehatan daerah. Sistem ini memungkinkan pengawasan dilakukan lebih cepat sekaligus menjadi bahan evaluasi jika ditemukan pelayanan yang tidak maksimal.
Menurut Bupati, seluruh laporan masyarakat nantinya akan menjadi dasar evaluasi Dinas Kesehatan dalam memperbaiki kualitas layanan di lapangan.
Tidak hanya mengandalkan teknologi, Pemkab Bangkalan juga menyoroti pentingnya kualitas sumber daya manusia di sektor pelayanan kesehatan. Pemerintah berencana memperkuat pelatihan SDM agar petugas kesehatan memiliki karakter pelayanan yang lebih humanis dan profesional.
“Pelayanan yang baik tidak hanya didukung sistem yang modern, tetapi juga SDM yang memiliki karakter melayani dengan baik,” tegasnya.
Kehadiran kanal pengaduan ini diharapkan mampu mempercepat respons terhadap keluhan masyarakat sekaligus mendorong budaya pelayanan kesehatan yang lebih terbuka, responsif, dan akuntabel di Bangkalan.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar