DPR RI Apresiasi Homecare Gus Fawait, Jember Jadi Contoh Layanan Inklusif

Sabtu, 25 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Kawendra Lukistian menyampaikan apresiasi terhadap Program Homecare Kabupaten Jember, Jumat (24/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPR RI Kawendra Lukistian menyampaikan apresiasi terhadap Program Homecare Kabupaten Jember, Jumat (24/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Program Homecare yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Jember mendapat apresiasi dari Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Kawendra Lukistian. Layanan kesehatan gratis dengan konsep tenaga medis mendatangi rumah warga dinilai sebagai terobosan yang memperluas akses pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat kurang mampu.

Kawendra menyebut program tersebut mencerminkan keberpihakan pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau merupakan bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan warga.

“Kalau warga mampu bisa memiliki dokter pribadi, lantas apa salahnya jika warga yang kurang mampu juga mendapatkan fasilitas medis yang sama? Pemikiran inilah yang sangat menyentuh,” ujar Kawendra, Jumat (24/7/2026).

Ia menilai langkah Bupati Jember, Gus Fawait, sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program tersebut dinilai mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat layanan dasar, mulai dari pemenuhan gizi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan yang dapat diakses seluruh masyarakat.

Menurut Kawendra, kehadiran tenaga medis yang mendatangi langsung rumah warga menunjukkan pendekatan pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat. Model layanan jemput bola itu juga dinilai mampu menjawab kebutuhan warga yang mengalami keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan.

Ia berpandangan, inovasi Homecare berpotensi menjadi rujukan bagi pemerintah daerah lain dalam mengembangkan pelayanan kesehatan berbasis kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, akses layanan medis diharapkan semakin merata dan menjangkau kelompok yang membutuhkan.

“Ini adalah bentuk nyata bagaimana gagasan satu dokter untuk tiap keluarga tidak mampu bisa diwujudkan secara konkret melalui Homecare. Warga Jember patut bangga karena daerah ini mampu menjadi pelopor dan contoh bagi Indonesia,” pungkasnya.

Program Homecare diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan kebijakan nasional yang berorientasi pada pemerataan layanan.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru