Gubernur Khofifah Hadirkan Pasar Murah di Surabaya, Harga Sembako Jauh di Bawah Pasaran

Rabu, 3 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memeluk hangat warga saat menghadiri pasar murah di Surabaya, Selasa (2/9/2025). (Foto Dok Adpim Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memeluk hangat warga saat menghadiri pasar murah di Surabaya, Selasa (2/9/2025). (Foto Dok Adpim Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mempermudah akses masyarakat dalam mendapatkannya. Salah satunya melalui kegiatan Pasar Murah yang kembali digelar di Kelurahan Jemur Wonosari, Surabaya, Selasa (2/9/2025).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan pasar murah menjadi instrumen penting dalam memastikan distribusi bahan pokok berjalan baik.

“Kita ingin memastikan distribusinya lancar dan penjangkauannya aman. Ini persoalan akses, sehingga pasar murah harus hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Khofifah menjelaskan, kegiatan serupa rutin digelar berkeliling ke berbagai kabupaten/kota. Kehadiran pasar murah, menurutnya, sangat membantu masyarakat yang tinggal di daerah dengan akses pasar tradisional terbatas.

“Pasar murah ini hadir sebagai substitusi dari keberadaan pasar tradisional, sehingga masyarakat yang jauh dari pasar tetap bisa menjangkau sembako dengan harga terjangkau,” jelasnya.

Pada kesempatan kali ini, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan pasaran. Misalnya beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000, gula pasir Rp14.000, minyakita Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per kilogram, bawang merah Rp28.000 per kilogram, bawang putih Rp24.000 per kilogram, dan tepung terigu Rp10.000 per kilogram.

Harga tersebut jauh di bawah rata-rata pasar Surabaya, di mana beras premium dijual Rp15.416 per kilogram, telur ayam Rp26.333, bawang merah Rp33.166, dan minyak goreng Rp15.966 per liter. “Beras SPHP yang HET-nya Rp12.500 dijual di pasar murah Rp11.000, minyak goreng HET Rp16.000 dijual Rp13.000, dan gula Food.id HET Rp17.500 dijual Rp14.000. Jadi benar-benar membantu masyarakat,” tegas Khofifah.

Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga murah, Gubernur Khofifah juga membagikan beras gratis untuk para lansia serta telur ayam ras bagi warga yang hadir bersama anak kecil.

“Ini bentuk perhatian sekaligus kepedulian agar masyarakat merasakan manfaat langsung dari pasar murah,” katanya.

Khofifah menambahkan, beras menjadi kebutuhan utama yang harus dipastikan ketersediaannya di setiap rumah tangga.

“Konsumsi rumah tangga paling tinggi itu beras, maka beras harus tersedia aman dan cukup serta terjangkau harganya. Pemprov Jatim akan terus hadir untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru