Gubernur Khofifah Resmikan Resource Center Deteksi Dini Ketunarunguan di Surabaya

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Resource Center Unit Observasi Deteksi dan Intervensi Dini Ketunarunguan di SLB-B Negeri Karya Mulya Surabaya, Senin (5/1). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Resource Center Unit Observasi Deteksi dan Intervensi Dini Ketunarunguan di SLB-B Negeri Karya Mulya Surabaya, Senin (5/1). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat layanan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus. Komitmen tersebut ditandai dengan diterimanya Piagam Penghargaan dari Hearing Aid East Java sekaligus peresmian Resource Center Unit Observasi Deteksi dan Intervensi Dini Ketunarunguan di SLB-B Negeri Karya Mulya Surabaya, Senin (5/1).

Penghargaan diserahkan Direktur Indonesia Institute and Board of Hearing Aids East Java, Vicki Richardson, kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai bentuk apresiasi atas dukungan berkelanjutan Pemprov Jatim selama 35 tahun dalam penguatan layanan deteksi dini gangguan pendengaran pada anak.

Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa apresiasi tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi pemerintah daerah dalam memastikan pemenuhan hak dasar anak dengan disabilitas, khususnya akses layanan kesehatan dan pendidikan sejak usia dini.

“Penghargaan ini mencerminkan kerja kolaboratif yang terbangun selama lebih dari tiga dekade. Jawa Timur berkomitmen memastikan setiap anak, termasuk dengan hambatan pendengaran, memperoleh layanan sedini mungkin agar potensi tumbuh kembangnya tidak terhambat,” ujar Khofifah.

Menurutnya, deteksi dini memiliki peran strategis dalam mencegah dampak lanjutan gangguan pendengaran, seperti keterlambatan bicara, bahasa, hingga perkembangan kognitif. Layanan deteksi bahkan telah diarahkan sejak masa kehamilan hingga usia balita, sehingga intervensi medis dan edukatif dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Komitmen tersebut diperkuat melalui peresmian Resource Center Unit Observasi Deteksi dan Intervensi Dini Ketunarunguan yang terintegrasi dengan layanan kesehatan dan pendidikan. Fasilitas ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara RSUD Dr. Soetomo, Rumah Sakit Islam Surabaya, dan SLB-B Negeri Karya Mulya.

“Resource center ini tidak hanya fokus pada deteksi dini, tetapi juga pendampingan keluarga, termasuk aspek teknis penggunaan alat bantu pendengaran, perawatan, hingga penggantian suku cadang,” kata Khofifah.

Ia menambahkan, manfaat layanan ini tidak hanya dirasakan anak penyandang disabilitas rungu, tetapi juga keluarga yang memperoleh pendampingan komprehensif untuk mengambil langkah adaptif dan antisipatif sejak awal.

Ke depan, Khofifah berharap penguatan layanan ketunarunguan di Jawa Timur terus didukung sinergi lintas sektor, termasuk peluang kerja sama internasional. Ia menyinggung pengalaman bantuan alat bantu pendengaran dan dukungan tenaga medis dari Pemerintah Australia melalui Clinton Foundation yang dinilai memberi dampak signifikan.

“Kolaborasi seperti ini penting untuk terus dikembangkan agar layanan inklusif di daerah semakin kuat dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Drainase Tak Kunjung Dibangun, Jalan Lingkungan Kampung Baru Pacitan Jadi Sorotan
Jelang Ramadan, Gubernur Khofifah Perkuat Intervensi Harga Lewat Pasar Murah di Jember
Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Dorong Belanja Digital untuk Tekan Celah Birokrasi
Bupati Probolinggo Tinjau Lokasi Banjir, Tekankan Respons Cepat dan Mitigasi Terukur
Ekspor Banyuwangi Tembus Rp3,9 Triliun, Produk Perikanan Jadi Andalan Global
Kerja Bakti Warga Jadi Kunci Sukses Program Bangkalan Bherse Onggu
Khofifah Dorong IKA UNAIR Sinkronkan Program dengan Agenda Nasional, dari MBG hingga Penguatan Sapi Perah
Golkar Kendal Salurkan Bantuan ke Dapur Umum Warga Terdampak Banjir

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:35 WIB

Drainase Tak Kunjung Dibangun, Jalan Lingkungan Kampung Baru Pacitan Jadi Sorotan

Senin, 19 Januari 2026 - 21:12 WIB

Jelang Ramadan, Gubernur Khofifah Perkuat Intervensi Harga Lewat Pasar Murah di Jember

Senin, 19 Januari 2026 - 11:13 WIB

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Dorong Belanja Digital untuk Tekan Celah Birokrasi

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:33 WIB

Bupati Probolinggo Tinjau Lokasi Banjir, Tekankan Respons Cepat dan Mitigasi Terukur

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:16 WIB

Ekspor Banyuwangi Tembus Rp3,9 Triliun, Produk Perikanan Jadi Andalan Global

Berita Terbaru

Kondisi jalan lingkungan Kampung Baru, Desa Sirnoboyo, Pacitan, tergenang air saat hujan karena belum dilengkapi saluran drainase. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Politik - Pemerintahan

Drainase Tak Kunjung Dibangun, Jalan Lingkungan Kampung Baru Pacitan Jadi Sorotan

Senin, 19 Jan 2026 - 21:35 WIB