IBI Klaten Rayakan HUT ke-74 dan Gelar Muscab XI, Bupati Hamenang Dorong Sinergi Cegah Stunting

Minggu, 13 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan sambutan dalam peringatan HUT ke-74 IBI sekaligus Muscab XI di Pendopo Pemkab Klaten, Minggu (13/7/2025). | Foto Dok Ho/RadarBangsa

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan sambutan dalam peringatan HUT ke-74 IBI sekaligus Muscab XI di Pendopo Pemkab Klaten, Minggu (13/7/2025). | Foto Dok Ho/RadarBangsa

KLATEN, RadarBangsa.co.id – Semangat pengabdian dan komitmen terhadap peningkatan layanan kesehatan masyarakat mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Klaten yang digelar bersamaan dengan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-XI di Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten, Minggu (13/7/2025). Ribuan bidan dari berbagai kecamatan hadir dalam kegiatan yang menjadi momen konsolidasi organisasi sekaligus refleksi peran bidan sebagai pelayan kesehatan di tingkat akar rumput.

Ketua IBI Cabang Klaten, Sri Winarni, dalam sambutannya menyampaikan bahwa usia 74 tahun merupakan momentum untuk memperkuat peran bidan dalam menghadapi tantangan baru, termasuk dalam situasi krisis.

“Bidan tidak hanya hadir dalam proses kelahiran, tetapi juga menjadi penjaga kesehatan reproduksi perempuan dari hulu ke hilir, termasuk saat bencana, pandemi, atau krisis sosial. Inilah peran strategis yang terus kami kuatkan,” ungkapnya.

Kegiatan tahun ini mengangkat tema “Peran Strategis Bidan dalam Memenuhi Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi Perempuan di Setiap Kondisi Krisis Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut, menurutnya, mencerminkan kontribusi nyata para bidan dalam mendukung pencapaian generasi emas Indonesia melalui kesehatan ibu dan anak.

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, yang hadir langsung membuka kegiatan, menyampaikan selamat ulang tahun kepada seluruh anggota IBI serta memberikan apresiasi atas dedikasi mereka yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa.

“Peran bidan sangat besar, terutama dalam pelayanan ibu dan anak. Di 401 desa yang ada di Klaten, bidan menjadi tokoh penting yang hadir setiap hari membantu masyarakat menjaga kesehatan. Saya mengajak seluruh bidan untuk semakin aktif dalam upaya pencegahan stunting,” tegas Hamenang.

Ia juga mendorong agar IBI dan TP PKK Klaten terus bersinergi memperkuat program-program kesehatan keluarga. “Saya ingin kolaborasi ini melahirkan langkah konkret. Jangan hanya seremoni, tapi sampai ke rumah-rumah masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Musyawarah Cabang ke-XI juga menjadi ajang pemilihan dan pelantikan pengurus baru IBI Cabang Klaten. Bupati pun memberikan dukungan penuh terhadap proses regenerasi dalam tubuh organisasi profesi tersebut.

“Kepemimpinan baru harus membawa semangat baru. Saya percaya, IBI Klaten akan semakin solid dan bersahaja dalam melayani masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau,” ujar Hamenang.

Acara peringatan dan Muscab ini turut dihadiri oleh Sekretaris IBI Provinsi Jawa Tengah, Ketua TP PKK Klaten, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi wanita, dan lebih dari 1.200 bidan dari seluruh penjuru Kabupaten Klaten.

Sekretaris IBI Provinsi Jawa Tengah, Retno Susilowati, menyampaikan bahwa IBI Klaten merupakan salah satu cabang yang aktif dalam berbagai program penguatan kapasitas bidan dan pelayanan komunitas.

“Kami melihat Klaten sebagai contoh bagaimana peran bidan terintegrasi dengan baik dalam sistem pelayanan kesehatan daerah. Kami berharap ini bisa terus ditingkatkan dengan dukungan semua pihak,” ujar Retno.

Melihat tantangan kesehatan ke depan, khususnya dalam isu stunting, kematian ibu melahirkan, hingga edukasi remaja tentang kesehatan reproduksi, IBI Klaten diharapkan terus memperkuat peran sebagai edukator sekaligus pelaksana layanan di lapangan.

“Bidan tidak hanya menangani proses persalinan, tapi juga menjadi agen perubahan di masyarakat. Harapan kami, IBI bisa merangkul generasi muda dan mengedukasi masyarakat agar lebih peduli pada isu-isu kesehatan dasar,” kata Ketua TP PKK Klaten, Endang Hamenang.

Penulis : Paiman

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru