SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Polda Jawa Tengah mengungkap dugaan jaringan perjudian togel lintas wilayah yang beroperasi di Kota Semarang, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Grobogan. Dalam operasi pada 9–10 Oktober 2026, polisi mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat, menyita puluhan ribu kupon togel, serta memblokir rekening yang berkaitan dengan aliran dana perjudian senilai Rp2,4 miliar.
Pengungkapan tersebut disampaikan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan dalam konferensi pers di Markas Ditpolairud Polda Jawa Tengah, kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Selasa (20/10/2026).
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial HGP (69) yang diduga berperan sebagai pengendali utama jaringan. Sejumlah orang lainnya, yakni S, HS, AH, dan TAI, turut diamankan dengan dugaan peran berbeda dalam jaringan perjudian tersebut.
Berdasarkan bahan awal, polisi menyita 43.250 lembar kupon togel dan uang tunai sekitar Rp19,6 juta. Selain itu, rekening yang berkaitan dengan aliran dana perjudian senilai Rp2,4 miliar disebut telah diblokir.
Penelusuran aliran dana menjadi salah satu aspek penting dalam pengungkapan dugaan jaringan perjudian togel tersebut. Langkah ini diperlukan untuk mengungkap pola transaksi serta menelusuri hubungan keuangan antarpihak yang diduga terlibat.
Dalam keterangan yang tercantum pada bahan awal, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan menyoroti besarnya dana yang diblokir dalam perkara tersebut.
“Total Rp2,4 miliar yang telah kita blokir ini nilainya sangat besar, karena inilah yang menjadi aliran darah utama operasional togel di wilayah Jawa Tengah,” ujarnya.
Nilai rekening yang diblokir perlu dibedakan dari uang tunai yang disita. Keduanya merupakan kategori berbeda sehingga penyampaian data kepada publik harus dilakukan secara akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Penelusuran keuangan juga menjadi bagian penting dalam penyidikan untuk mengetahui pola transaksi, hubungan antarpihak, serta kemungkinan adanya aliran dana lain yang berkaitan dengan dugaan aktivitas perjudian tersebut.
Operasi penindakan disebut berlangsung di tiga wilayah, yakni Kota Semarang, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Grobogan. Polisi mengamankan lima orang dengan inisial HGP, S, HS, AH, dan TAI.
HGP diduga berperan sebagai pengendali utama jaringan, sedangkan orang-orang lainnya disebut memiliki peran berbeda, mulai dari agen hingga bandar wilayah dan pengecer.
Meski demikian, rincian peran setiap orang yang diamankan perlu merujuk pada keterangan resmi penyidik. Status hukum mereka juga harus disampaikan sesuai perkembangan perkara dan proses pembuktian.
Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya penindakan terhadap dugaan perjudian lintas wilayah. Penyidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui struktur jaringan, pola transaksi, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Penegakan hukum terhadap perjudian juga berkaitan dengan pengawasan internal agar tidak ada anggota aparat yang menyalahgunakan kewenangan atau melindungi praktik ilegal.
Dalam bahan awal, Kapolda Jawa Tengah disebut menegaskan bahwa anggota Polri yang terbukti terlibat atau melindungi praktik perjudian maupun narkoba dapat dikenai sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
“Tidak ada toleransi bagi anggota Polri yang terlibat atau bahkan melindungi praktik perjudian maupun narkoba. Siapa pun yang terbukti bersalah akan dikenai sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Apabila ditemukan dugaan keterlibatan pihak lain, termasuk oknum aparat, penanganannya harus didasarkan pada bukti yang sah dan prosedur hukum. Tuduhan terhadap individu atau institusi tidak dapat dinyatakan sebagai fakta sebelum didukung hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Keberhasilan penindakan tidak hanya diukur dari jumlah orang yang diamankan atau besarnya nilai barang bukti. Kejelasan status hukum, kelanjutan penyidikan, penelusuran aliran dana, dan pembuktian perkara juga menjadi bagian penting dalam proses penegakan hukum.
Masyarakat berkepentingan agar setiap dugaan tindak pidana diproses secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum. Laporan masyarakat yang disertai informasi relevan perlu ditindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku.
Polda Jawa Tengah juga diharapkan menyampaikan perkembangan perkara secara akurat, terutama terkait status hukum orang-orang yang diamankan, hasil penelusuran aliran dana, serta kemungkinan perluasan penyidikan.
Pengungkapan jaringan togel di tiga wilayah Jawa Tengah ini menjadi perhatian publik. Tahap selanjutnya adalah memastikan penyidikan berjalan tuntas, seluruh bukti diperiksa sesuai prosedur, dan setiap pihak yang terbukti bersalah mempertanggungjawabkan perbuatannya berdasarkan hukum yang berlaku.
Konsistensi penegakan hukum pada akhirnya perlu tercermin dalam proses yang dapat dipertanggungjawabkan, penerapan hukum tanpa diskriminasi, dan penghormatan terhadap asas praduga tak bersalah.
Penulis : Oki
Editor : Zainul Arifin


















Komentar