PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Kabar duka menyelimuti Pemerintah Kota Probolinggo. Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Probolinggo periode 2017–2019, dr. Bambang Agus Suwignyo, meninggal dunia di Brunei Darussalam.
Jenazah almarhum tiba di rumah duka di Perumahan Gabriella, Kelurahan Curahgrinting, pada Selasa (22/9/2026) pagi. Setelah disemayamkan di kediaman keluarga, almarhum kemudian dimakamkan di Pemakaman Bujuk Macan, Mayangan.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Ketua TP PKK dr. Evariani dan jajaran Pemkot Probolinggo mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa. Di rumah duka, wali kota turut mengikuti salat jenazah dan doa bersama untuk almarhum.
Aminuddin menyampaikan penghormatan atas pengabdian Bambang Agus selama menjalankan tugas di bidang kesehatan maupun pemerintahan.
“Saya menyampaikan rasa belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Agus. Mudah-mudahan seluruh amal beliau, khususnya sewaktu mengemban amanah sebagai Sekretaris Daerah, diterima oleh Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya dan ditempatkan di tempat yang terbaik,” ujar Dokter Aminuddin – sapaan wali kota.
Ia juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi kepergian almarhum.
Sebelum dipercaya menjadi Sekda Kota Probolinggo, Bambang Agus Suwignyo telah menduduki sejumlah posisi penting di lingkungan Pemkot Probolinggo. Ia pernah menjabat sebagai Direktur RSUD dr. Mohamad Saleh dan Kepala Dinas Kesehatan.
Jejak pengabdian tersebut juga dikenang para kolega. Kepala BPPKAD Kota Probolinggo, Pujo Agung Satrio, menggambarkan almarhum sebagai sosok yang mengabdikan hidupnya untuk melayani masyarakat.
“Beliau adalah sosok yang mengabdikan hidupnya untuk melayani. Dari profesinya sebagai dokter hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Daerah Kota Probolinggo (2017–2019),” ujar Pujo.
Menurut Pujo, selama menjalankan pengabdian, almarhum telah mencurahkan waktu, pemikiran, dan tenaga terbaiknya untuk masyarakat.
“Beliau telah memberikan waktu, pemikiran, dan tenaga terbaiknya bagi masyarakat. Kini, jasa dan keteladanan beliau menjadi kenangan yang akan terus hidup di hati keluarga, sahabat, rekan kerja, dan masyarakat Kota Probolinggo,” imbuhnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar