Kampung Pandu Sakti Jadi Percontohan Swasembada Pangan Lamongan

Rabu, 22 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi bersama Tim Ahli Utama Kedeputian I Kantor Staf Presiden meninjau kolam budidaya ikan lele dan nila di Kampung Pandu Sakti, Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung.(Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi bersama Tim Ahli Utama Kedeputian I Kantor Staf Presiden meninjau kolam budidaya ikan lele dan nila di Kampung Pandu Sakti, Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung.(Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kampung Pandu Sakti menjadi bukti nyata kolaborasi Forkopimda Kabupaten Lamongan dalam mendukung program prioritas nasional, yakni swasembada pangan. Lokasi ini tidak hanya dimanfaatkan untuk pertanian, tetapi juga menjadi sentra peternakan dan perikanan terpadu, mencakup ayam petelur, ayam potong, bebek, kambing, sapi, entok, serta budidaya ikan lele dan nila.

Di atas lahan seluas 10,5 hektar, Kampung Pandu Sakti telah berhasil menciptakan varietas padi unggul sendiri, PMJ 01. Varietas ini memiliki keunggulan musim tanam cepat, produksi tinggi, dan tidak membutuhkan banyak air. Pemanfaatan PMJ 01 membuat Kampung Pandu Sakti mampu panen tiga kali dalam setahun, meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan.

Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi mengatakan, “Kampung Pandu Sakti adalah contoh nyata keterpaduan Forkopimda Lamongan dalam mewujudkan swasembada pangan. Dengan inovasi seperti varietas PMJ 01 dan kombinasi pertanian, peternakan, dan perikanan, kita menunjukkan bahwa swasembada pangan bukan sekadar target, tetapi bisa diwujudkan secara konkret.”

Dalam kesempatan yang sama, Pak Yes menekankan pentingnya target Luas Tambah Tanam (LTT) nasional. “Target LTT untuk Lamongan mencapai 193.373 hektar, sedangkan lahan baku sawah hanya 95.745 hektar. Saat ini kita sudah mencapai 63 persen. Ini menunjukkan keseriusan kita dalam mendukung program pusat,” ujarnya.

Tim Ahli Utama Kedeputian I Kantor Staf Presiden, Heru Kreshna Reza, memberikan apresiasi terhadap upaya Lamongan. “Kami mengapresiasi keseriusan Kabupaten Lamongan dalam mengelola Kampung Pandu Sakti. Jangan sampai pengelolaan hanya bersifat seremonial. Kontribusi nyata dari daerah akan sangat membantu mewujudkan cita-cita Presiden Prabowo dalam swasembada pangan, dan ini seharusnya menjadi contoh bagi daerah lain,” tuturnya.

Kepala Dinas Pertanian Lamongan menambahkan, “Kami juga mengedukasi masyarakat sekitar mengenai teknik bercocok tanam yang efisien, manajemen peternakan terpadu, serta pengelolaan perikanan. Tujuannya agar warga dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memberdayakan ekonomi lokal.”

Seorang petani lokal yang tergabung dalam program Kampung Pandu Sakti mengaku merasakan manfaat langsung. “Sebelumnya kami hanya menanam padi biasa. Sekarang dengan varietas PMJ 01, hasil panen meningkat, dan kami bisa menanam beberapa kali dalam setahun. Ini sangat membantu kehidupan kami,” ujarnya.

Kampung Pandu Sakti juga menekankan pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam pengelolaan limbah pertanian dan peternakan, sehingga tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga menambah nilai ekonomi. Kesuksesan ini menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor, mulai dari Forkopimda, TNI, Polri, hingga masyarakat, mampu menghasilkan inovasi nyata dalam ketahanan pangan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru