Keris Pusaka Presiden Prabowo Tampil di Gelar Budaya Luwung Pacitan

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keris pusaka Presiden Prabowo Subianto dipajang pada Gelar Budaya Luwung di Perpusda Pacitan, Rabu (4/2/2026). Foto Dok Ho/Yuan-RadarBangsa.co.id

Keris pusaka Presiden Prabowo Subianto dipajang pada Gelar Budaya Luwung di Perpusda Pacitan, Rabu (4/2/2026). Foto Dok Ho/Yuan-RadarBangsa.co.id

PACITAN, RadarBangsa.co.id — Keris pusaka milik Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjadi perhatian publik dalam Gelar Budaya Luwung yang digelar Pemerintah Kabupaten Pacitan bersama Gerakan Pemuda Ansor Pacitan di Gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Pacitan, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Pacitan ke-82 dan menegaskan komitmen pelestarian warisan budaya.

Dua keris bergaya Bali koleksi Presiden Prabowo dibawa langsung oleh Staf Khusus Menteri Kebudayaan RI Bidang Sejarah dan Perlindungan Warisan Budaya, Basuki Teguh Yuwono. Kedua pusaka tersebut dipamerkan berdampingan dengan keris milik Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, serta koleksi pusaka dari unsur Forkopimda Pacitan.

Acara dibuka oleh Bupati Indrata Nur Bayuaji. Selain majang keris, Gelar Budaya Luwung juga menampilkan pameran batu mulia endemik Pacitan (Majang Akik), pameran seni rupa, dan bazar buku, sehingga memperluas akses edukasi budaya bagi masyarakat.

“Saya meyakini setiap generasi akan mewariskan sesuatu kepada keluarga maupun masyarakat. Sejarah yang kita titipkan akan tercermin melalui karya, seperti para empu terdahulu melalui keris,” ujar Indrata.

Puluhan keris dari berbagai daerah dan periode, milik para kolektor, dipamerkan selama 4–6 Februari 2026 di lantai dua Perpusda Pacitan. Menurut Basuki Teguh Yuwono, kehadiran keris Presiden Prabowo kerap dimaksudkan untuk kepentingan edukasi dan pelestarian. “Kita patut bangga sebagai bangsa dengan kekayaan budaya yang luar biasa,” katanya. Ia menambahkan, keris tersebut sebelumnya pernah dihibahkan dan disimpan di Perpustakaan Fadli Zon.

Melalui agenda ini, pemerintah daerah berharap minat generasi muda terhadap pusaka nusantara meningkat, sekaligus memperkuat ekosistem kebudayaan sebagai kepentingan publik.

Lainnya:

Penulis : Yuan

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru