Kunjungan ke Gresik, DPD RI Lia Istifhama Gaungkan Dakwah Kultural Fatayat NU

Selasa, 6 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama bernyanyi salawat bersama Nafamasya, grup kasidah Fatayat NU Kebomas, saat kunjungan ke Gresik. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama bernyanyi salawat bersama Nafamasya, grup kasidah Fatayat NU Kebomas, saat kunjungan ke Gresik. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

GRESIK, RadarBangsa.co.id – Kunjungan Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, ke Kabupaten Gresik menegaskan pentingnya dakwah kultural sebagai medium perekat sosial. Tak hanya menjalankan agenda seremonial, senator yang akrab disapa Ning Lia itu membaur bersama Nafamasya, grup kasidah binaan Fatayat NU Kebomas, dalam lantunan salawat yang hangat dan penuh keakraban, Minggu (4/1/2026).

Kehadiran Ning Lia di tengah kader perempuan NU itu memperlihatkan wajah dakwah yang inklusif dan relevan dengan kehidupan masyarakat. Lantunan kasidah dan salawat tidak hanya menjadi ekspresi religius, tetapi juga ruang dialog budaya yang mendekatkan wakil rakyat dengan basis akar rumput. Acara tersebut turut dihadiri Ketua PC Fatayat NU Gresik Masruroh dan Ketua PAC Fatayat NU Kebomas Dewi Mujianti.

Dalam sambutannya, Ning Lia mengapresiasi konsistensi Fatayat NU Kebomas dalam merawat tradisi salawat sebagai sarana syiar Islam yang ramah dan menggembirakan. “Salawat adalah bahasa cinta. Lewat seni dan budaya, nilai-nilai keislaman bisa disampaikan secara lembut, menenangkan, dan dapat diterima semua kalangan,” ujar Lia Istifhama.

Ia menilai, dakwah melalui seni memiliki dampak strategis dalam memperkuat identitas Islam moderat, khususnya di tengah tantangan sosial yang kian kompleks. Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam ruang dakwah menjadi kunci terciptanya harmoni sosial. “Perempuan bukan hanya penjaga nilai, tetapi juga penggerak peradaban. Nafamasya menunjukkan dakwah bisa berjalan beriringan dengan kebahagiaan,” katanya.

Apresiasi juga datang dari Nafamasya. Perwakilan grup kasidah tersebut, Srintil, mengaku bangga atas kehadiran Ning Lia yang dinilainya tulus mendukung gerakan keagamaan berbasis tradisi lokal. “Beliau sederhana, ramah, dan konsisten mendukung dakwah yang menyejukkan,” ucap Srintil.

Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa sinergi antara tokoh publik dan komunitas keagamaan lokal mampu memperkuat pesan Islam rahmatan lil alamin yang tumbuh dan hidup di Gresik.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru