SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Arus mudik Lebaran tahun ini diperkirakan akan mengalami peningkatan signifikan seiring tingginya mobilitas masyarakat yang pulang ke kampung halaman. Kondisi tersebut membuat berbagai pihak mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan matang demi menghindari risiko kecelakaan maupun gangguan keamanan selama di perjalanan.
Menanggapi potensi lonjakan pergerakan pemudik, Senator asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan darurat Kepolisian Republik Indonesia melalui call center 110 apabila menghadapi kendala di jalan.
Menurut Lia Istifhama, layanan 110 dapat dimanfaatkan oleh pemudik untuk melaporkan berbagai situasi darurat selama perjalanan. Mulai dari kecelakaan lalu lintas, kemacetan parah, tindak kriminalitas, hingga meminta bantuan ketika kendaraan mengalami kerusakan di tengah perjalanan.
Ia menilai keberadaan layanan tersebut menjadi salah satu bentuk kesiapsiagaan aparat dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran, yang dikenal sebagai periode dengan mobilitas tertinggi setiap tahunnya.
“Mobilitas masyarakat saat Lebaran selalu meningkat. Karena itu pemudik harus mempersiapkan perjalanan dengan baik. Jika ada kendala di jalan, jangan panik, segera hubungi layanan 110 agar bisa segera dibantu oleh petugas,” ujar perempuan yang akrab disapa Ning Lia tersebut.
Selain mengingatkan pentingnya memanfaatkan layanan darurat, Lia juga menekankan agar masyarakat memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak sebelum memulai perjalanan. Pemeriksaan kendaraan dinilai penting untuk mencegah gangguan teknis yang berpotensi membahayakan keselamatan pengemudi maupun penumpang.
Menurutnya, keselamatan selama perjalanan harus menjadi prioritas utama, terutama bagi pemudik yang menempuh jarak jauh menggunakan kendaraan pribadi.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan memaksakan diri jika merasa lelah. Manfaatkan rest area yang tersedia untuk beristirahat, dan jika membutuhkan bantuan segera hubungi 110,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan agar pemudik mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas yang berjaga di jalur mudik. Hal tersebut penting untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus meminimalkan potensi kecelakaan di jalan raya.
Setiap musim mudik Lebaran, jutaan masyarakat Indonesia melakukan perjalanan menuju kampung halaman secara bersamaan. Lonjakan jumlah kendaraan di jalur utama sering kali memicu kemacetan panjang dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Karena itu, koordinasi antara masyarakat dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menciptakan perjalanan mudik yang aman dan tertib. Pemerintah dan kepolisian juga biasanya menyiapkan berbagai layanan bantuan, pos pengamanan, hingga rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa Lebaran, Lia berharap para pemudik dapat tetap mengutamakan keselamatan, tertib berlalu lintas, serta memanfaatkan fasilitas bantuan yang telah disediakan.
“Jika masyarakat dan petugas bisa saling bekerja sama, maka perjalanan mudik akan lebih aman, nyaman, dan lancar bagi semua,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar