BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan haul KH Iskandar di Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Kecamatan Muncar, Kamis (15/1/2026). Kehadiran kepala daerah tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi dengan pesantren dalam pembangunan yang berkelanjutan dan berkarakter.
Ipuk menyampaikan bahwa haul ulama tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan ruang refleksi untuk meneladani nilai perjuangan dan keilmuan para kiai. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan fisik dan pembangunan moral masyarakat.
“Bagi kami, hadir di haul seperti ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada para pendahulu, tetapi juga bagian dari silaturahmi, mencari ilmu, dan melanjutkan perjuangan para kiai,” ujar Ipuk Fiestiandani, Bupati Banyuwangi, saat memberikan sambutan di hadapan jamaah.
Ia berharap doa dan bimbingan para kiai serta ibu nyai terus mengiringi perjalanan pembangunan daerah agar berjalan selaras dengan nilai keagamaan.
“Mudah-mudahan Banyuwangi bisa terus maju dan mendapatkan keberkahan dengan doa para kiai dan ibu nyai,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ipuk menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menggandeng ulama dan pesantren sesuai peran masing-masing. Ia menilai, di tengah tantangan global dan derasnya arus informasi, pesantren menjadi benteng penting dalam pembentukan karakter generasi muda.
“Pesantren adalah tempat membangun akhlak sekaligus ilmu. Ini bekal penting agar anak-anak kita tetap kuat menghadapi perubahan zaman,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, lanjut Ipuk, akan terus mendukung pendidikan berbasis pesantren sebagai fondasi penguatan sumber daya manusia yang berakhlak dan berdaya saing.
“Dengan kebersamaan dan komitmen, InsyaAllah perjuangan para pendahulu dapat kita lanjutkan,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








