JEMBER, RadarBangsa.co.id — Piala Bupati Cup 2026 resmi bergulir di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Jember. Turnamen yang digelar Askab PSSI Jember ini mempertemukan pemain muda dari berbagai jenjang pendidikan sekaligus menjadi bagian dari pembinaan sepak bola usia dini.
Bupati Jember Gus Fawait mengatakan pembinaan atlet harus dilakukan secara konsisten dan dimulai dari jenjang paling bawah. Menurutnya, keberhasilan Persid Jember menembus level nasional menjadi momentum untuk menyiapkan generasi penerus sepak bola daerah.
“Ini adalah ikhtiar kita bersama. Setelah Persid beberapa waktu lalu mencetak sejarah masuk ke level nasional walau belum juara, kita tidak boleh tinggal diam. Tentu kita harus segera berbenah dan membuat terobosan untuk menyiapkan generasi penerus sepak bola ini dari jenjang yang paling bawah,” kata Gus Fawait.
Ia menyebut pembinaan pemain tidak bisa dilakukan secara instan. Kompetisi usia muda, menurutnya, menjadi bagian dari proses panjang untuk menyiapkan atlet yang dapat berprestasi di tingkat nasional.
“Mungkin orang melihat ini hal yang sepele, tetapi ini ikhtiar kita untuk menyiapkan bagaimana Indonesia, khususnya Kabupaten Jember, bisa memberikan sumbangsih mengharumkan nama bangsa. Mimpinya Indonesia bisa lulus ke Piala Dunia, dan itu tidak bisa disiapkan dalam satu dua tahun, melainkan butuh bertahun-tahun,” ujarnya.
Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Exco PSSI Jember, Zainul Arifin, menjelaskan Piala Bupati Cup 2026 mencakup liga pelajar tingkat SD, SMP, MTs, SMA, SMK, MA, hingga kategori antar-kecamatan.
Untuk kategori antar-kecamatan, terdapat 28 tim dari total 31 kecamatan di Jember. Sementara tingkat SMP diikuti 48 tim yang terbagi dalam tiga divisi dan playoff. Kategori MTs terdiri atas 16 tim dalam dua divisi, sedangkan tingkat SMA/SMK/MA diikuti 44 peserta.
Zainul mengatakan kompetisi tersebut juga menjadi sarana untuk menambah jam terbang pemain muda. PSSI Jember, kata dia, terus menjalankan kegiatan pembinaan untuk mendukung berbagai kebutuhan tim daerah.
“Hampir dalam satu tahun ini PSSI tidak pernah berhenti melaksanakan kegiatan pembinaan. Intinya support dari PSSI untuk sepak bola Jember, baik untuk tim Popda, Porprov, Persid, maupun memperkuat tim-tim Liga 1, 2, dan 3 sangat terbuka,” jelasnya.
Menurut Zainul, pengalaman bertanding secara berkelanjutan membuat kemampuan pemain semakin matang. Ia menyebut tim Porprov Jember hasil seleksi juga telah menjalani uji coba melawan tim Liga 4 Nasional Bangkalan.
Piala Bupati Cup 2026 dengan demikian tidak hanya menjadi agenda pertandingan pelajar, tetapi juga ruang bagi PSSI Jember untuk melihat perkembangan pemain muda melalui kompetisi yang berlangsung secara berkelanjutan.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin


















Komentar