LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Sekitar 80 orang dari unsur pemerintah, TNI-Polri, BPBD, perangkat desa, dan masyarakat mengikuti Gerakan Desa Tanggap Bencana (DESTANA) di Desa Gampangsejati, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Senin (21/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam di tingkat desa.
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Laren Sunadyan, S.Kom., M.M., yang mewakili Camat Laren, mengatakan kesiapsiagaan bencana membutuhkan keterlibatan pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama.
“Gerakan Desa Tanggap Bencana ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana serta pentingnya kesiapan dalam menghadapi situasi darurat,” ujarnya.
Menurut Sunadyan, keterlibatan berbagai unsur dalam DESTANA diharapkan dapat memperkuat koordinasi sekaligus membangun kepedulian masyarakat terhadap penanggulangan bencana.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari unsur kepolisian. Bripda Ilham Fahrudin yang mewakili Kapolsek Laren hadir bersama Bhabinkamtibmas Desa Gampangsejati sebagai bagian dari keterlibatan Polsek Laren dalam kegiatan tersebut.
Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Kerja sama lintas sektor diperlukan agar masyarakat memiliki kepedulian terhadap keselamatan serta memahami langkah penanganan bencana di lingkungan masing-masing.
“Sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, BPBD, perangkat desa, dan masyarakat sangat diperlukan agar upaya penanganan bencana dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.
Selain Sekcam Laren dan perwakilan Polsek Laren, kegiatan tersebut dihadiri Sertu Toyib yang mewakili Danramil 0812/19 Laren, Kepala Desa Gampangsejati Suharto, perwakilan BPBD Kabupaten Lamongan, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Keterlibatan lintas sektor tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Gerakan Desa Tanggap Bencana di wilayah Kecamatan Laren. Sekitar 80 orang tercatat mengikuti kegiatan yang berlangsung di Desa Gampangsejati itu.
Melalui kegiatan DESTANA, pemerintah dan masyarakat didorong untuk meningkatkan kepedulian terhadap potensi bencana alam sekaligus memperkuat koordinasi ketika menghadapi kondisi darurat.
Bripda Ilham Fahrudin berharap keterlibatan masyarakat tidak berhenti pada kegiatan tersebut, tetapi berlanjut dalam bentuk kepedulian terhadap keselamatan lingkungan dan kebersamaan dalam mendukung penanggulangan bencana.
“Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap keselamatan lingkungan dan terus menjaga kebersamaan dalam mendukung upaya penanggulangan bencana,” tutupnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar