Puskesmas Blega Layani Wilayah Luas, Wabup Fauzan Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Humanis

Kamis, 24 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far saat menghadiri monitoring dan evaluasi mutu serta pendampingan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kecamatan Blega, Selasa (23/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far saat menghadiri monitoring dan evaluasi mutu serta pendampingan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kecamatan Blega, Selasa (23/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mendorong peningkatan mutu dan inovasi pelayanan kesehatan di Puskesmas Blega. Fasilitas kesehatan tersebut menjadi perhatian karena memiliki salah satu cakupan pelayanan terbesar di antara 22 Puskesmas yang ada di Kabupaten Bangkalan.

Dorongan itu disampaikan Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far saat menghadiri Monitoring dan Evaluasi Mutu serta Pendampingan dan Pemantauan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Kecamatan Blega, Selasa (23/9/2026).

Menurut Fauzan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan merupakan bagian dari pelaksanaan Panca Dharma Satya Kabupaten Bangkalan, khususnya poin keempat, yakni “Bangkalan Melayani”.

Ia menekankan, semangat melayani harus menjadi budaya kerja seluruh aparatur sipil negara (ASN), termasuk tenaga kesehatan yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

“Pelayanan kepada masyarakat tidak hanya berbicara mengenai bagaimana layanan itu diberikan, tetapi juga bagaimana masyarakat mendapatkan pengalaman pelayanan yang baik, nyaman, dan humanis,” ujar Fauzan.

Fauzan mengatakan, pelayanan publik tidak cukup hanya mengandalkan aspek teknis. Sikap ramah, responsif, serta kemampuan memahami kebutuhan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam memberikan layanan kesehatan.

Posisi Puskesmas Blega, lanjutnya, cukup strategis karena cakupan pelayanannya tergolong besar. Selain melayani masyarakat Kecamatan Blega, Puskesmas tersebut juga menjadi salah satu tempat rujukan bagi masyarakat dari wilayah kecamatan di sekitarnya.

Kondisi itu membuat peningkatan mutu pelayanan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Monitoring dan evaluasi, kata Fauzan, tidak semata-mata untuk melihat capaian, tetapi juga untuk menemukan kendala dan mencari solusi perbaikan.

“Evaluasi ini harus menjadi bagian dari upaya kita untuk terus memperbaiki pelayanan. Apa yang sudah baik dipertahankan, sementara yang masih kurang harus kita benahi bersama,” katanya.

Selain evaluasi, Fauzan mendorong jajaran Puskesmas Blega menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kebutuhan masyarakat terus berkembang sehingga pola pelayanan juga perlu menyesuaikan.

“Pelayanan harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Karena itu, inovasi sangat penting agar pelayanan kita semakin efektif dan masyarakat mendapatkan kemudahan,” tuturnya.

Ia meminta jajaran Puskesmas menggali potensi serta kebutuhan masyarakat di wilayah kerjanya untuk kemudian diterjemahkan menjadi inovasi pelayanan yang tepat sasaran.

Fauzan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, kader, dan masyarakat dalam menyosialisasikan berbagai program kesehatan pemerintah.

Menurutnya, keberhasilan program kesehatan tidak hanya bergantung pada pemerintah dan tenaga kesehatan. Dukungan serta keterlibatan masyarakat juga diperlukan agar program dapat berjalan secara optimal.

“Ketika komunikasi dan kolaborasi berjalan baik, berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan akan lebih mudah kita identifikasi dan carikan solusinya,” jelasnya.

Melalui monitoring dan evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap mutu pelayanan kesehatan di tingkat Puskesmas terus meningkat. Semangat “Bangkalan Melayani” diharapkan dapat diwujudkan melalui pelayanan yang semakin berkualitas, responsif, dan humanis.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru