BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mendorong peningkatan mutu dan inovasi pelayanan kesehatan di Puskesmas Blega. Fasilitas kesehatan tersebut menjadi perhatian karena memiliki salah satu cakupan pelayanan terbesar di antara 22 Puskesmas yang ada di Kabupaten Bangkalan.
Dorongan itu disampaikan Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far saat menghadiri Monitoring dan Evaluasi Mutu serta Pendampingan dan Pemantauan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Kecamatan Blega, Selasa (23/9/2026).
Menurut Fauzan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan merupakan bagian dari pelaksanaan Panca Dharma Satya Kabupaten Bangkalan, khususnya poin keempat, yakni “Bangkalan Melayani”.
Ia menekankan, semangat melayani harus menjadi budaya kerja seluruh aparatur sipil negara (ASN), termasuk tenaga kesehatan yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
“Pelayanan kepada masyarakat tidak hanya berbicara mengenai bagaimana layanan itu diberikan, tetapi juga bagaimana masyarakat mendapatkan pengalaman pelayanan yang baik, nyaman, dan humanis,” ujar Fauzan.
Fauzan mengatakan, pelayanan publik tidak cukup hanya mengandalkan aspek teknis. Sikap ramah, responsif, serta kemampuan memahami kebutuhan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam memberikan layanan kesehatan.
Posisi Puskesmas Blega, lanjutnya, cukup strategis karena cakupan pelayanannya tergolong besar. Selain melayani masyarakat Kecamatan Blega, Puskesmas tersebut juga menjadi salah satu tempat rujukan bagi masyarakat dari wilayah kecamatan di sekitarnya.
Kondisi itu membuat peningkatan mutu pelayanan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Monitoring dan evaluasi, kata Fauzan, tidak semata-mata untuk melihat capaian, tetapi juga untuk menemukan kendala dan mencari solusi perbaikan.
“Evaluasi ini harus menjadi bagian dari upaya kita untuk terus memperbaiki pelayanan. Apa yang sudah baik dipertahankan, sementara yang masih kurang harus kita benahi bersama,” katanya.
Selain evaluasi, Fauzan mendorong jajaran Puskesmas Blega menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kebutuhan masyarakat terus berkembang sehingga pola pelayanan juga perlu menyesuaikan.
“Pelayanan harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Karena itu, inovasi sangat penting agar pelayanan kita semakin efektif dan masyarakat mendapatkan kemudahan,” tuturnya.
Ia meminta jajaran Puskesmas menggali potensi serta kebutuhan masyarakat di wilayah kerjanya untuk kemudian diterjemahkan menjadi inovasi pelayanan yang tepat sasaran.
Fauzan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, kader, dan masyarakat dalam menyosialisasikan berbagai program kesehatan pemerintah.
Menurutnya, keberhasilan program kesehatan tidak hanya bergantung pada pemerintah dan tenaga kesehatan. Dukungan serta keterlibatan masyarakat juga diperlukan agar program dapat berjalan secara optimal.
“Ketika komunikasi dan kolaborasi berjalan baik, berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan akan lebih mudah kita identifikasi dan carikan solusinya,” jelasnya.
Melalui monitoring dan evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap mutu pelayanan kesehatan di tingkat Puskesmas terus meningkat. Semangat “Bangkalan Melayani” diharapkan dapat diwujudkan melalui pelayanan yang semakin berkualitas, responsif, dan humanis.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar