Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong Santri Perkuat Jaringan dan Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 8 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Senator Lia Istifhama saat menghadiri Rakornas FKMSB di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Sabtu (8/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Senator Lia Istifhama saat menghadiri Rakornas FKMSB di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Sabtu (8/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Senator Lia Istifhama mendorong santri memperkuat jaringan alumni sekaligus membangun kemandirian ekonomi agar mampu menghadapi perubahan zaman. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Sabtu (8/8/2026).

Pesan tersebut menegaskan pentingnya penguatan jaringan santri. Dalam Rakornas tersebut, Lia mengapresiasi kolaborasi antara alumni dan FKMSB. Menurut dia, jejaring alumni dan mahasiswa santri dapat menjadi modal sosial untuk memperkuat kontribusi generasi muda terhadap bangsa.

“Ini sangat bagus. Alumni mampu membangun kolaborasi dengan FKMSB. Ini seperti implementasi teori jaringan, di mana para alumni tetap terhubung, saling menguatkan, dan memberikan inspirasi kepada generasi penerus,” ujar Senator Lia.

Ia menilai FKMSB memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan jaringan santri. Organisasi tersebut disebut memiliki sejarah panjang dan telah melahirkan banyak alumni yang berkontribusi di berbagai bidang.

“FKMSB memiliki sejarah panjang dan telah melahirkan begitu banyak alumni. Ini menunjukkan bahwa kekuatan jaringan santri masih sangat besar dan memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Semoga FKMSB terus eksis dan memberikan kemaslahatan bagi penguatan peradaban bangsa,” katanya.

Lia juga mengapresiasi kehadiran Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dalam Rakornas FKMSB. Ia menilai motivasi yang disampaikan Emil relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.

Menurut Lia, santri perlu memiliki kemampuan berpikir progresif, inovatif, dan adaptif. Nilai-nilai yang diperoleh dari pesantren harus menjadi bekal untuk menghadapi perubahan zaman.

“Santri harus menjadi pendobrak peradaban. Mereka harus inventif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Nilai-nilai yang diajarkan di pesantren harus menjadi fondasi untuk membangun kemajuan,” ujarnya.

Selain kemampuan intelektual, Lia menekankan pentingnya kemandirian ekonomi bagi kalangan santri. Ia mendorong santri memiliki wawasan ekonomi dan kemampuan mengelola kehidupan finansial tanpa meninggalkan nilai moral dan agama.

“Santri harus melek terhadap kebutuhan ekonomi. Financial freedom itu penting, tetapi jangan sampai terjebak pada praktik-praktik yang tidak sesuai dengan nilai dan etika. Kemandirian ekonomi harus dibangun di atas fondasi moral yang kuat,” tegasnya.

Lia juga berpesan kepada santri yang baru memulai pendidikan di pesantren agar bersungguh-sungguh menimba ilmu. Menurutnya, pesantren bukan hanya tempat memperoleh ilmu agama, tetapi juga ruang membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan.

“Yakinlah bahwa kalian sedang belajar di tempat yang sangat tepat. Di pesantren, kalian tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga kemandirian dan pendidikan moral agama yang kuat. Bekal ini akan membentuk pribadi yang tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” tuturnya.

Lia optimistis pesantren akan terus melahirkan generasi berkualitas yang mampu memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.

“Insya Allah para santri akan tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan kelak menjadi pemimpin-pemimpin bangsa yang membawa kemajuan bagi Indonesia,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru