Tiga Inovasi Lamongan Tembus Final Kovablik Jawa Timur 2025

Kamis, 27 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan kemampuannya berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Tahun ini, tiga inovasi sekaligus dari pemerintah setempat resmi masuk sebagai finalis Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Jawa Timur 2025. Pencapaian tersebut dinilai mencerminkan keseriusan Lamongan menghadirkan layanan yang relevan, mudah dijangkau, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Tiga inovasi yang lolos ke babak final adalah Posyandu Kucing dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Megilan Entrepreneur (Megpreneur) dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, serta Disabilitas Mandiri Terlindungi (Tas Mantri) yang dijalankan Puskesmas Turi. Ketiganya mewakili kebutuhan publik yang kian mendesak, mulai dari isu zoonosis, penguatan usaha mikro, hingga dukungan kesehatan bagi penyandang disabilitas.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyatakan bahwa inovasi daerah harus berangkat dari kebutuhan warga. “Semua program yang kami ajukan memiliki dasar regulasi yang jelas dan selaras dengan RPJMD serta prioritas daerah. Ukuran keberhasilannya adalah manfaat yang bisa dirasakan langsung masyarakat,” tuturnya dalam paparan virtual di Command Center Pemkab, Kamis (27/11).

Posyandu Kucing menjadi inovasi yang paling menyedot perhatian publik karena menawarkan layanan kesehatan hewan secara gratis dan rutin. Program ini mencakup vaksin rabies, pemeriksaan umum, obat cacing, layanan steril, hingga penanganan kucing liar di kawasan permukiman. Hingga kini, 937 hewan telah mendapatkan layanan, ditangani oleh satu UPT Puskeswan dan sembilan Puskeswan aktif. Yuhronur menambahkan, meningkatnya kepedulian warga terhadap hewan peliharaan membuka peluang ekonomis bagi pelaku UMKM sektor pet care. “Antusiasme warga meningkat dan membuka peluang usaha baru di sektor pet care, dari grooming hingga perawatan hewan rumahan,” ujarnya.

Di bidang ekonomi, Megpreneur menjadi program dengan dampak terukur terhadap pelaku UMKM. Sebanyak 155 tim usaha telah mengikuti inkubasi, yang mencakup kategori agribisnis, makanan, fesyen, industri kreatif, pariwisata, hingga jasa. Kenaikan omzet peserta terus terlihat setiap tahun, dari 3,5 juta rupiah pada 2022 menjadi 4,5 juta pada 2023, dan naik lagi menjadi 5,8 juta rupiah pada 2024.

Sementara itu, inovasi Tas Mantri memperkuat layanan kesehatan berbasis kunjungan rumah bagi penyandang disabilitas. Program ini menyediakan Home Care Service dua kali seminggu, pelatihan caregiver dua kali setahun, dan bantuan alat kesehatan bagi sedikitnya 15 penerima manfaat per tahun. Kepala Puskesmas Turi menegaskan pentingnya peran keluarga dalam proses perawatan. “Kami berupaya memastikan warga disabilitas tetap mendapat pelayanan kesehatan yang layak meski dari rumah. Peran keluarga menjadi penopang penting dalam pemulihan,” jelasnya.

Masuknya tiga inovasi Lamongan dalam final Kovablik 2025 memperkuat posisi daerah tersebut sebagai salah satu kabupaten paling progresif di Jawa Timur dalam menghadirkan solusi pelayanan publik yang kreatif dan berkelanjutan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru