Pamekasan Diserbu Warga di Pasar Murah Ramadan, Khofifah Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Senin, 9 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga membeli kebutuhan pokok saat pasar murah Ramadan di Taman Parembhegen Patemon, Pamekasan, Minggu (8/3). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Warga membeli kebutuhan pokok saat pasar murah Ramadan di Taman Parembhegen Patemon, Pamekasan, Minggu (8/3). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Masyarakat Kabupaten Pamekasan memadati kegiatan pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Taman Parembhegen Patemon, Minggu (8/3). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai langkah pengendalian inflasi sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Melalui program ini, pemerintah memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman dan harga relatif stabil selama bulan Ramadan hingga Lebaran. Warga pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli berbagai komoditas dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan berbagai langkah antisipatif guna menjaga stabilitas distribusi dan harga bahan pokok di pasar. Ia memastikan kondisi pasokan pangan di Jawa Timur saat ini dalam keadaan aman.

“Harga tetap stabil dan masyarakat bisa berbelanja dengan tenang khususnya di Bulan Ramadhan. Stok bahan pokok di Jawa Timur juga aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan kebutuhan rumah tangga menjelang Idul Fitri,” ujar Khofifah.

Menurutnya, pasar murah merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat sekaligus memperkuat pengendalian inflasi daerah. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Pengendalian inflasi dan stabilisasi harga perlu kita lakukan dengan memberikan keterjangkauan harga agar bahan kebutuhan pokok lebih mudah diakses masyarakat. Pasar murah ini menjadi salah satu cara untuk mendekatkan produsen kepada konsumen,” jelasnya.

Khofifah menambahkan, menjelang Hari Raya Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan permintaan terhadap berbagai kebutuhan pokok rumah tangga. Karena itu, pemerintah terus melakukan berbagai upaya stabilisasi agar distribusi dan harga tetap terkendali di tingkat pasar.

“Kami ingin memastikan bahwa menjelang Lebaran, masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang stabil dan terjangkau,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan pasar murah tersebut, sejumlah komoditas dijual dengan harga lebih rendah dari harga pasar. Di antaranya beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, minyak goreng MinyaKita Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per pack, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta gula pasir Rp14.000 per kilogram.

Selain itu tersedia pula bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, cabai rawit merah Rp4.000 per 100 gram, cabai merah besar Rp2.000 per 100 gram, serta daging ayam ras Rp30.000 per pack.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga menyerahkan bantuan beras kepada para lansia serta telur kepada ibu hamil dan anak-anak guna mendukung pemenuhan gizi keluarga. Ia juga memborong berbagai produk pelaku UMKM lokal sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat.

Salah satu warga Kelurahan Patemon, Tutik, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Pedagang nasi ayam itu mengatakan harga bahan pokok yang dijual jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

“Saya beli beras, bawang merah, ayam, telur, gula, tepung. Harganya lebih murah dan sangat membantu masyarakat, apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembelian bahan pokok di pasar murah juga membantu dirinya menambah stok kebutuhan rumah tangga hingga Lebaran.

“Dengan harga seperti ini, kami bisa menambah stok kebutuhan pokok di rumah sampai Lebaran,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Berita Terbaru