Polsek Tikung Monitoring Genangan Air Dampak Hujan Lebat di Lamongan

Kamis, 5 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polsek Tikung melakukan monitoring genangan air di Jalan Raya Sarirejo–Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Lamongan, Kamis (5/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota Polsek Tikung melakukan monitoring genangan air di Jalan Raya Sarirejo–Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Lamongan, Kamis (5/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Lamongan menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan wilayah Kecamatan Tikung, Kamis (5/2/2026). Aparat Polsek Tikung bersama unsur Forkopimcam turun langsung melakukan monitoring untuk memastikan keselamatan pengguna jalan dan mengendalikan dampak lanjutan.

Kegiatan monitoring dilaksanakan pada pukul 10.30 hingga 12.30 WIB. Fokus pengawasan diarahkan pada jalan poros yang terdampak genangan akibat meluapnya debit air seiring eskalasi curah hujan yang terjadi hampir merata di Lamongan.

Berdasarkan hasil pantauan petugas di lapangan, genangan air terjadi di Jalan Raya Sarirejo–Dukuhagung dengan ketinggian sekitar 10 hingga 30 sentimeter. Selain itu, genangan juga terpantau di Jalan Raya Sarirejo–Bakalanpule dengan ketinggian air 20 hingga 30 sentimeter dan panjang genangan mencapai kurang lebih 600 meter. Sementara itu, area persawahan dan permukiman warga dilaporkan tidak terdampak.

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, SH, menjelaskan bahwa genangan air disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang meningkatkan debit aliran air hingga meluap ke badan jalan. Untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, koordinasi lintas sektor segera dilakukan.

“Polsek Tikung bersama Forkopimcam langsung berkoordinasi, termasuk dengan Dinas Pengairan, untuk pengaturan buka-tutup DAM di sejumlah desa guna meminimalkan genangan,” ujar AKP Anang Purwo Widodo, SH.

Pengaturan DAM dilakukan secara bersama-sama di wilayah Desa Takeranklating, Dukuhagung, Pengumbulanadi, dan Jatirejo. Langkah ini dinilai efektif untuk mempercepat penurunan debit air di ruas jalan terdampak sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Hasil koordinasi tersebut mulai menunjukkan perkembangan positif. Hingga siang hari, ketinggian genangan air dilaporkan berangsur-angsur menurun baik di Jalan Raya Sarirejo–Dukuhagung maupun Sarirejo–Bakalanpule. Arus lalu lintas masih dapat dilalui kendaraan dengan tetap mengedepankan kehati-hatian.

Kapolsek Tikung memastikan situasi selama kegiatan monitoring berlangsung aman dan kondusif. “Saat ini ketinggian genangan air sudah berangsur menurun. Kami terus melakukan pemantauan agar kondisi tetap aman bagi pengguna jalan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru