Sadis, Polres Lamongan Amankan 5 Tersangka Pengeroyokan

Jumat, 16 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto saat konferensi pers pengungkapan kasus penganiayaan Operasi Pekat II Semeru 2025  (ist)

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto saat konferensi pers pengungkapan kasus penganiayaan Operasi Pekat II Semeru 2025 (ist)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lamongan mencatatkan hasil signifikan dalam pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) II Semeru 2025.

Dalam operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 1 hingga 14 Mei, petugas berhasil mengungkap empat kasus penganiayaan dan mengamankan lima orang tersangka.

Capaian tersebut disampaikan Kapolres Lamongan, AKBP Agus Dwi Suryanto, dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (16/5).

Ia menyampaikan bahwa operasi tersebut menyasar praktik premanisme, kejahatan jalanan, serta gangguan terhadap ketertiban dan keamanan di ruang publik.

“Selama pelaksanaan Operasi Pekat II Semeru, kami berhasil mengungkap empat kasus pengeroyokan yang terjadi di sejumlah lokasi di wilayah hukum Polres Lamongan,” ujar AKBP Agus Dwi Suryanto, didampingi Kasat Reskrim AKP Rizky Akbar Kurniadi, Kanit 1 Pidum Iptu Sunandar, Kasi Humas Ipda Hamzaid, dan Kanit PPA Ipda Wahyudi Eko Afandi.

Salah satu kasus yang berhasil diungkap melibatkan tersangka berinisial YRA (22), warga Kecamatan Sukodadi. Petugas turut mengamankan barang bukti berupa batu paving yang digunakan saat kejadian.

“Saat ini, tersangka telah dititipkan di Lapas Lamongan,” tambah Agus.

Kasus lain yang ditangani berawal dari sebuah warung kopi di Kecamatan Lamongan. Seorang pria berinisial DAP (22) bersama sekitar 10 orang lainnya diduga melakukan pengeroyokan terhadap dua korban, WR (27) dan MAI (23), yang tengah berada di lokasi.

“Motif sementara diduga dipicu oleh persoalan pribadi antara pelaku dan korban. Satu pelaku telah kami amankan, dan berkas perkaranya telah dilimpahkan ke Kejaksaan serta memasuki tahap II,” jelas Kapolres.

Sementara itu, kasus keempat terjadi pada Minggu (27/4) di sebuah angkringan di Kecamatan Lamongan. Dalam peristiwa tersebut, lima orang menjadi korban pengeroyokan oleh sekitar 15 pelaku.

Korban masing-masing berinisial ADM (48), RCAF (20), SFA (25), MH (23), dan RNC (19), salah satunya merupakan perempuan.

“Untuk kasus di angkringan, satu tersangka berinisial RDFL (23), warga Kecamatan Lamongan, telah berhasil diamankan,” pungkas AKBP Agus Dwi Suryanto.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan
Berawal dari Masalah Kaos Kaki Siswa, Kepala MI di Lamongan Diduga Dipukul

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:39

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru